MPLS SMPN 2 Langowan Di Masa Pandemi, Tingkatkan Sikap Religius Dan Nasionalisme Serta Kemandirian

724

dutapublik.com, MINAHASA – Peserta didik yang baru diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang baru dialami di masa Pandemi Covid 19.

Dasar Hukumnya mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 1 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan.

Kepada awak media dutapublik.com, pada Kamis (15/7/), Dra. Diane Kembuan, M.Pd.K., selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Langowan mengatakan, proses penyesuaian diri lewat program MPLS yang dilaksanakan 3 hari memasuki jenjang pendidikan yang baru akan memacu tingkat pembelajaran yang nantinya dilaksanakan melalui Daring akan dapat memacu perkembangan terhadap kelancaran dalam belajar maupun mengajar.

“Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS_red) tahun ajaran yang baru 2021/2022 yang telah dilaksanakan sebagai upaya mengantarkan peserta didik baru ke arah pengenalan sekolah dalam berbagai aspek secara singkat sebagai bekal awal untuk menghadapi perjalanan pendidikan selanjutnya,” tukasnya.

Dikatakan Diane, kegiatan rutin pertengahan tahun di masa Pandemi Covid-19, sesuai persetujuan orang tua, seperti hadirnya aplikasi e-book, bantuan kartu perdana plus kuota selama sebulan kepada sekitar 80 siswa kelas 7. Materi yang disusun para guru dapat meningkatkan mutu pembelajaran, Religius dan Kemandirian di masa Pandemi Covid-19.

“Dengan dilaksanakannya MPLS tahun ajaran 2021/2022 kali ini bertujuan memberikan kesan positif dan menyenangkan peserta didik baru tentang lingkungan sekolahnya, meski pembelajaran masih akan dilaksanakan melalui Daring, mendorong peserta didik baru bersikap pro aktif dalam mengenali guru, Membantu peserta didik baru agar mampu beradaptasi, mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga sekolah, Membantu peserta didik baru agar bertanggung jawab serta memahami lingkungan sekolah dalam rangka pelaksanaan Wawasan fungsi warga sekolah dapat mendukung terwujudnya tujuan pendidikan secara komprehensif,” tandasnya.

Menambahkan, menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sulut, Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Minahasa, agar pembelajaran tatap muka ditunda pelaksanaanya akibat PPKM Darurat. Upaya pihak sekolah lewat aktivitas pembelajaran daring yang akan dimulai Senin pekan depan tidak akan menjadi halangan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) maju dan Hebat mendukung visi misi ODSK, juga visi misi RRRD. (Effendy V. Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *