dutapublik.com, SEMARANG — Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., mengikuti rapat evaluasi penataan organisasi dan satuan (Tatatuksat) Brigif, Brigif TP, Yonif, Yonif TP, serta Yonbanpur jajaran TNI AD Tahun Anggaran (TA) 2026 melalui konferensi video yang berlangsung di Makodam IV/Diponegoro, Senin (26/10/2026).
Rapat tersebut dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. Rapat itu menjadi bagian dari upaya mengevaluasi penataan organisasi satuan agar selaras dengan kebutuhan dan tuntutan tugas TNI AD. Pembahasan mencakup satuan setingkat brigade, batalyon infanteri, hingga batalyon bantuan tempur yang memiliki peran penting dalam mendukung kekuatan dan kesiapan operasional TNI AD.
Evaluasi Tatatuksat menjadi bagian penting dalam pembinaan organisasi untuk memastikan struktur dan susunan satuan mampu mendukung pelaksanaan tugas secara efektif. Penataan yang tepat diperlukan agar organisasi dapat bekerja secara optimal, dengan pembagian tugas dan dukungan kemampuan yang sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui evaluasi tersebut, berbagai aspek penataan satuan dapat dicermati secara menyeluruh sehingga kebijakan organisasi yang ditetapkan dapat mendukung kesiapan prajurit sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pokok. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam menyesuaikan kemampuan organisasi dengan dinamika tantangan tugas yang terus berkembang.
Partisipasi Kodam IV/Diponegoro dalam rapat tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan pelaksanaan kebijakan penataan organisasi satuan di lingkungan TNI AD guna mendukung kesiapan dan efektivitas pelaksanaan tugas. Koordinasi antara pimpinan pusat dan jajaran kewilayahan menjadi unsur penting untuk memastikan kebijakan tersebut dapat dipahami dan dilaksanakan sesuai arah yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penataan organisasi satuan jajaran TNI AD TA 2026 dapat berjalan sesuai kebutuhan dan arah kebijakan pimpinan sehingga terwujud organisasi yang efektif, profesional, dan memiliki kesiapan optimal dalam mendukung keberhasilan tugas TNI AD.
(Yasin Al Amin)






