Percepatan Vaksinasi, UPTD Puskesmas Maja Jemput Bola Untuk Masyarakat Desa Banjaran

592

dutapublik.com, MAJALENGKA – Dalam Rangka mendukung Program Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Majalengka UPTD Puskesmas Maja melakukan penyuntikan 150 Vaksin kepada warga dengan cara jemput bola dilaksanakan di Kantor Desa Banjaran, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (8/8).

Tujuan Vaksinasi agar terbentuk kekebalan bagi masyarakat, guna mencapai target Herd Immunty (kekebalan komunitas) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kegiatan Vaksinasi ini diawali terlebih dahulu pemeriksaan gula darah dan tekanan darah. Bagi para penerima Vaksin yang memiliki riwayat penyakit tidak disarankan untuk melanjutkan Proses Suntik Vaksinasi, dimana alurnya pengisian yaitu input data terlebih dahulu, lalu pemeriksaan tensi dan suhu dan terahir Vaksinasi, kemudian dilakukan observasi 30 menit.

Endoy Hidayat S.E., Kepala Desa Banjaran berterimakasih kepada Puskesmas Maja dengan jemput bola untuk kegiatan Vaksinasi bagi warganya.

“Semoga dengan adanya Vaksinasi ini masyarakat bisa terhindar dari ancaman bahaya Virus Covid serta pandemi ini bisa segera berakhir dan berlalu,” terangnya.

Lebih lanjut Endoy Hidayat menjelaskan dalam kegiatan Vaksinasi ini ada 150 orang telah suntik Vaksin. Ia pun menghimbau warganya apabila keluar rumah untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yaitu 5M Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Hindari Mobilitas juga Kerumunan.

Sementara itu Babinsa Desa Banjaran, Serda Odih Sudiana selalu mengimbau pada masyarakat Desa Banjaran akan pentingnya upaya pencegahan dan terhindar dari bahaya Virus Covid-19 dengan melakukan suntik vaksin serta selalu hidup sehat dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

“Personel maupun dari tenaga kesehatan, tak bosan-bosan memberikan himbauan maupun pelayanan kesehatan dalam melaksanakan penanganan penanggulangan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang ada di wilayah Kecamatan Maja, karena kesehatan dan keselamatan masyarakat harus kita jaga,” terangnya diakhir keterangan. (Teungku Syafrudin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *