dutapublik.com, GARUT – Paguyuban Waruga (Wargina Urang Garut) mengadakan acara ulang tahun atau dalam bahasa Sundanya disebut Milangkala yang ke 1 (satu) tahun berdirinya Paguyuban Waruga, bertempat di GOR Panyawangan Sirnasari Jalan Cipanas Baru, Kampung Dukuh Kelurahan Pananjung Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Minggu (05/9).
Hadir dalam acara tersebut beberapa anggota dari Paguyuban lain diantaranya, Paguyuban SGS (Silaturahmi Garut Sauyunan), Paguyuban KBGS (Kanyaah Baraya Garut Sauyunan), Paguyuban Lingas (Lingkungan Anak Sunda) Paguyuban Saba (Sunda Sabilulungan) dan Paguyuban POGJ (Persatuan Orang Garut dan Jawa Barat.
Areskayansah selaku Ketua Paguyuban Waruga (Wargina Urang Garut) menerangkan pada awak media dutapublik.com bahwa, selain mengadakan acara peringatan satu tahunnya berdiri Paguyuban Waruga tersebut juga agar bisa mempererat tali silaturahmi antar Paguyuban.

Keterangan Gambar : Ketua Paguyuban Waruga (Wargina Urang Sunda) Beserta Anggotanya
“Mudah-mudahan dengan diadakannya Milangkala (Ulang Tahun) yang ke satu ini bisa menjadikan ajang silaturahmi guna mempererat tali persaudaraan antar Paguyuban juga dengan masyarakat Garut pada umumnya,” ungkap Areskayansah.
Acara Milangkala (Ulang Tahun) yang ke 1 (satu) diadakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan sesuai dengan anjuran Pemerintah untuk mencegah agar tidak terjangkit Virus Corona atau wabah Covid-19.
Diketahui di Kabupaten Garut sekarang ini sudah banyak sekali Paguyuban dan Padepokan yang berdiri ditiap wilayah yang ada di Kabupaten Garut, belum lagi ditambah dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Keterangan Gambar : Photo Bersama Dengan Beberapa Anggota Dari Berbagai Paguyuban Yang Hadir Dalam Acara Milangkala (Ulang Tahun) Paguyuban Waruga Yang Ke Satu
Areskayansah berharap dengan banyaknya Paguyuban dan Padepokan juga Ormas dan LSM di Kabupaten Garut, bisa bersinergi untuk bisa menggali potensi dan mengembangkan budaya Sunda khususnya yang ada di Kabupaten Garut.
“Saya berharap dengan banyaknya Paguyuban dan Padepokan juga Ormas dan LSM di Kabupaten Garut, bisa bersinergi untuk bisa menggali potensi dan mengembangkan budaya Sunda khususnya yang ada di Kabupaten Garut,” pungkasnya. (Yaman)





