LSM Kompak Koalisi Kabupaten Bekasi Pertanyakan Realisasi Dana CSR

566

dutapublik.com, BEKASI – Belum lama ini, pada Selasa (19/10), LSM Kompak Koalisi Kabupaten Bekasi kembali layangkan surat ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Pj (Pejabat) Bupati Kabupaten Bekasi, setelah surat sebelumnya pernah dilayangkan pada Senin (4/10) tidak mendapat tanggapan atau klarifikasi dari pihak tersebut.

Adapun terkait isi surat tersebut menurut Adi Sukriyadi, S.E., selaku Ketua LSM Kompak Koalisasi Kabupaten Bekasi dalam keterangannya kepada awak media dutapublik.com, bahwa tujuan atau isi surat tersebut untuk pihak Bappeda dan Pj. Bupati, untuk mempertanyakan tentang transparansi pengelolaan dana CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Hari Senin tanggal 18 oktober 2021 saya mengirimkan dua surat, yang pertama tujuan surat untuk Forum Pelaksana Tunjangan Sosial Lingkungan Perusahaan Kabupaten Bekasi yang di bawah naungan Bappeda atau TJSL, yang keduanya surat saya layangkan ke Bapak Bupati Kabupaten bekasi.”

“Sama perihalnya permohonan salinan data realisasi dana CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Disebutkan Adi, sebelumnya pada (4/11), pihaknya juga telah melayangkan surat dengan perihal yang sama, namun tidak ada tanggapan. Maka pihaknya melayangkan surat kedua.

Adi menegaskan, bilamana dalam waktu lima hari setelah surat diterima kembali tidak ada respon atau tanggapan dari pihak terkait, maka jajaran LSM Kompak Koalisi Kabupaten Bekasi akan memberikan somasi dan akan menurunkan massa sebagai bentuk kekecewaannya terhadap tata kelola Pemerintah Kabupaten Bekasi yang tidak transparan kepada masyarakat.

“Bilamana memang kembali tidak ada tanggapan, InsyaAllah kami akan melakukan unjuk rasa sebagai bentuk kekecewaan terhadap pihak Bappeda karena kurang transparan dalam hal tersebut kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurut Adi, seperti yang diketahui Corporate Social Responsibility (CSR) adalah bentuk kontribusi sebuah Perusahaan kepada pengembangan masyarakat sekitar Perusahaan tersebut, baik secara sosial maupum ekonomi. (Iwan Ridwan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *