IPNU IPPNU Dan BEMRU Meranti Sukses Gelar Vaksinasi Massal Bersama Pimpinan Pondok Pesantren

410

dutapublik.com, KUBU RAYA – Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU IPPNU) Dan Badan Eksekutif Madrasah (BEM) Raudlatul Ulum Meranti kembali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19. Kegiatan ini melibatkan Santri Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Meranti, Mahasiswa UNU Kampus E Meranti, serta Masyarakat Desa Puguk, Rabu (10/11).

Pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Meranti berjalan dengan lancar, dan pesertanya mencapai ratusan sehingga memakan waktu yang cukup lama mulai dari jam 08.30 hingga jam 14.30.

Kagiatan ini sangat didukung oleh Pihak Pesantren bahkan KH. Muhammad Rusdi Wahid, selaku Pengasuh Ponpes Raudhatul Ulum Meranti juga ikut serta sebagai peserta vaksinasi ini. Tak hanya itu saja, peserta vaksin juga ada yang dari sekolah-sekolah lain. bahkan Ibu Lutfiah, M.Pd.I., Selaku Koordinator UNU Kampus Meranti juga mengikuti kegiatan tersebut.

Dokter Umum Puskesmas Parit Timur, Adimas Bijaksono menyampaikan tujuan kegiatan ini guna untuk kekebalan komunitas di Indonesia (healt imunity). Karena jika 70% orang tervaksinisasi maka Covid-19 tersebut tidak menyebar lagi.

“Jika 70% penduduk di Indonesia telah tervaksinisasi maka komunitas vaksin tersebut akan memiliki kekebalan tubuh yang baik,” paparnya.

Firmansyah selaku Ketua Komisariat IPNU Meranti menuturkan, masih banyak kalangan orang tua santri yang takut divaksin. Alasan utamanya, sebab latar belakang orangtua santri yang mayoritas berasal dari desa dan belum memahami manfaat vaksin. Sehingga termakan isu-isu yang tidak benar, seperti isu vaksin membawa penyakit, memperpendek umur, dan membuat tidak bisa memiliki anak.

Oleh karena itu, dia mengajak kepada para santri serta mewajibkan Anggota IPNU Meranti untuk ikut vaksin. “Vaksin ini, insyaallah, aman dan halal. Mohon kalau ada keluarganya, orang tuanya, adiknya, kakaknya, yang belum vaksin, ini tugas para santri untuk mendorong mereka ikut vaksin,” ujarnya. (Abshor)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *