PC IPNU IPPNU Ketapang Adakan Makesta Pertama

613

dutapublik.com, KETAPANG – Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Ketapang mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang pertama bertempat di Pondok Pesantren Al-Mujahidin Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, Minggu (12/12).

Kegiatan yang mengusung tema “IPNU IPPNU Hari Ini Untuk Masa Depan Bangsa”, diikuti oleh 63 peserta dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Ketapang.

Ketua panitia pelaksana Makesta Pertama, Rekan Ihza Mahendra menyampaikan harapannya kedepan agar kegiatan ini tidak hanya sekedar menggugurkan kewajiban, tapi benar-benar melahirkan kader yang militan dan berdaya saing tinggi.

“Kegiatan Makesta ini diikuti oleh 63 peserta, yang terdiri dari 27 rekan dan 36 rekanita, dengan tujuan melahirkan kader-kader muda yang militan dan berdaya saing tinggi agar mampu menjawab tantangan masa depan nantinya,” katanya.

“Peserta hari ini Insyaallah akan selalu ada dan akan berlipat ganda,” tutupnya.

Senada dengan rekan Ihza, Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama, Rekan Muhammad Junaidi dalam sambutannya menyampaikan harapannya dari kegiatan hari ini dapat melahirkan seorang pemimpin yang akan menjadi ujung tombak dan mampu meneruskan estafet kepemimpinan kedepan.

“Peserta yang hadir hari ini, merupakan orang orang pilihan. Tak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama. Maka dari itu, saya berharap dari kegiatan ini melahirkan seorang yang akan memimpin IPNU kabupaten Ketapang dan meneruskan perjuangan kami kedepan,” ujarnya.

Hadir sekaligus membuka acara Makesta pertama, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Ketapang, Drs. KH. Faishol Maksum. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PC IPNU IPPNU Ketapang yang telah sukses melaksanakan kegiatan Makesta pertama.

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IPNU maupun IPPNU, karena selama kurang lebih 25 tahun di kabupaten Ketapang baru kali ini ada Makesta. Ini menjadi sejarah yang luar biasa,” katanya.

KH. Faishol juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya berhenti disini namun bisa berlanjut kedepannya.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti disini saja, namun bisa berlanjut lagi kedepannya agar santri bisa kenal dengan Ulama. Karena jika berorganisasi dengan para ulama, maka ilmu kita akan bermanfaat,” tambahnya. (muhajir)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *