dutapublik.com, KARAWANG – Rawin Zain, selaku Sekjend Komunitas Sadulur Cilamaya menuntut kepada Camat Cilamaya Kulon Rullly Sutisna, agar mundur dari jabatan Camat atau pindah dari Kecamatan Cilamaya Kulon.
“Karena kami melihat Bapak adalah Pemimpin tidak Visioner. Hingga banyak masalah di Cilamaya Kulon tak tertangani dengan baik dan pekerjaan rumah (PR) Cilamaya kulon, yang tidak bisa Bapak Rully realisasikan,” ungkapnya.
Diungkapkan Rawin Zain, Kecamatan Cilamaya Kulon yang sudah mandiri menjadi Kecamatan sendiri sejak tahun 2003 lalu hingga saat ini 2021, sudah berusia 18 tahun.
Tetapi seringkali diingatkan akan kebutuhan-kebutuhan urgent masyarakat seperti yang ada di Kecamatan lain, diantaranya Pasar, SLTA Negri, Mapolsek, Puskesmas Rawat Inap dan Gedung BLK.
“Dalam Kepemimpinan beliau ini, PR-PR ini tak mau direspon. Kami minta dengan hormat kepada Ibu Bupati Karawang, agar Mlmengganti posisi Camat Cilamaya Kulon dengan yang lain, yang lebih punya Karakter Visioner membangun Cilamaya Kulon,” tegasnya.
Menanggapi permasalahan di atas, Camat Cilamaya Kulon Rully Sutisna yang dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa kinerja dirinya selama ini.
“Berarti kinerja saya diperhatikan, walaupun itu di depan mata ada arugan buat kantor Polsek Cilamaya Kulon, survey persiapan pasar modern nasional di Sumurgede, peningkatan status Puskesmas Pasirukem menjadi Rawat Inap dan persiapan untuk BLK di Bayur Kidul tidak kelihatan, saya ga mau gembar-gembor, nanti di kira riya,” tuturnya. (radi)





