dutapublik com, SUMENEP – Pemerintah Desa Saronggi terus gencarkan program pemerintah dalam percepatan vaksinasi di wilayah Desa Saronggi Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, pada Jumat (7/1), bertempat di Balai Desa, yang dimulai pukul 08.00 WIB.
Hadir dalam acara vaksinasi tersebut, Ibu PKK Kabupaten Sumenep (Pokja 4), Camat Saronggi, petugas tim vaksinator Saronggi Hj. Tri Wahyuni Siantatik, Moh.Rafik, didampingi oleh Kapolsek Saronggi AKP Joni Wahyudi.
Kapolsek Saronggi AKP Joni Wahyudi menyampaikan, kegiatan vaksinasi tersebut sebagai wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam percepatan vaksinasi guna memutus mata rantai peyebaran COVID-19.
“Kegiatan vaksinasi ini terus kami lakukan setiap hari terhadap warga masyarakat dengan target kami 500 orang perhari yang mencakup 14 desa yang ada di kecamatan Saronggi,” jelasnya.
Ditambahkan Joni Wahyudi, pihaknya terus lakukan pendapingan dengan memberikan edukasi serta pemahaman tentang pentingnya vaksinasi dengan cara yang humanis kepada warga binaannya terutama bagi desa yang menemui permasalahan.
“Sekarang masyarakat yang ada di Kecamatan Saronggi sudah mulai cerdas serta sadar tentang pentingnya vaksinasi dan tidak percaya dengan adanya berita hoax atau isu negatif tentang vaksin, terbukti hampir 75 persen warga Saronggi sudah tervaksin,” terangnya.
Pihaknya berharap, warga binaannya bisa tervaksin semua biar herd immunitynya bagus untuk menangkal COVID-19.
Sementara itu, Nintawi, selaku Kepala Desa Saronggi menuturkan, pihaknya akan terus gencarkan vaksinasi, baik nantinya ditempatkan di Balai Desa atau dengan cara jemput bola datang langsung ke rumah warga secara door to door.
“Vaksinasi ini untuk dosis pertama dan dosis kedua,” ungkapnya.
Awi sapaan akrabnya, berpesan kepada masyarakat Saronggi untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, dengan selalu menerapkan 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.
“Kedisiplinan kita bersama menerapkan protokol kesehatan salah satu kunci memutus rantai penyebaran Virus Corona. Apalagi sekarang virus varian baru yang semakin mengganas,” pungkasnya. (Memet)





