Musrenbang Kecamatan Cabangbungin Dorong Pembangunan Tanggul Permanen

369

dutapublik.com, BEKASI – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cabangbungin digelar pada Kamis 3 Februari 2022 di Halaman Kantor Desa Setiajaya, Cabangbungin Bekasi.

Hadir dalam Musrenbang tersebut, Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki, S.E., Plt. Kepala Bappeda, tiga orang Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Dapil V, Plt Kepala Dinas Perkimtan H. Chaidir, Tim Monitoring, Perwakilan Dinas Kesehatan, UMKM, Camat Cabangbungin dan 8 Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Cabangbungin, Kapolsek Cabangbungin, Danramil Cabangbungin seta Forum BPD Kecamatan Cabangbungin.

Hadir Juga Direktur RSUD Cabangbungin Kepala UPTD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan tamu undangan. Acara tersebut berjalan khidmat lengkap dihadiri dari semua unsur dan berjalan sempurna.

Dalam sambutannya Camat Cabangbungin Asep Buhori mengatakan Kecamatan Cabangbungin memiliki Luas Wilayah sebesar 4.779 Ha yang terbagi ke 8 (delapan) Desa yaitu Desa Lenggahjaya, Desa Setialaksana, Desa Jayalaksana, Desa Sindangsari
Desa Sindangjaya, Desa Jayabakti dan
Desa Setiajaya.

Adapun Batas-Batas Wilayah Kecamatan Cabangbungin Utara berbatasan dengan Kabupaten Karawang, Barat berbatasan dengan Kecamatan Muaragembong, Timur berbatasan dengan Kecamatan Pebayuran dan Selatan berbatasan dengan Kecamatan Sukawangi dan Kecamatan Sukakarya.

Sementara Jumlah Penduduk Kecamatan Cabangbungin sampai dengan Desember Tahun 2021 adalah 55.810 Jiwa, dengan Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 18.399 KK.

Adapun Skala Prioritas untuk Musrenbang tingkat Kecamatan Cabangbungin yaitu Sektor Kesehatan
sekitar 15% dengan prioritas utama yaitu Peningkatan tipe RSUD Cabangbungin dari tipe D ke tipe C, Rehab Berat Pustu Jayalaksana dan Pustu Jayabakti, dan Pembinaan kader Posyandu di 8 desa.

Sementara Sektor Pendidikan sekitar 10% dengan prioritas Rehab total gedung SMPN 1 Cabangbungin, Rehab berat gedung SDN Setiajaya 03.

Adapun untuk Sektor Sarana dan Prasarana yaitu Perbaikan Tanggul Kritis Kali Citarum di 5 titik yaitu di Desa Jayalaksana, di Desa Setialaksana, di Desa Lenggahjaya, di Desa Setiajaya dan di Desa Lenggahsari.

“Khusus untuk Tanggul Kritis di Desa Lenggahjaya yang sudah beberapa kali dikunjungi oleh Bapak Bupati dan Bapak Sekda yang pada saat itu masih menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi kami harap segera dibuat permanen karena saat ini sedang diperbaiki secara kegawatan,” kata Camat.

“Sedangkan usulan prioritas desa akan disampaikan pada pembahasan musrenbang nanti dengan tim,” kata Camat Asep Buhori.

Kata Camat pada tahun 2022 ini realisasi pembangunan yang diterima oleh desa-desa di Kecamatan Cabangbungin sangat minim, bahkan Desa Sindangjaya tidak mendapatkan realisasi usulan sama sekali.

“Kami memahami karena selama 2 tahun belakangan ini kita semua sedang dilanda pandemi Covid-19 sehingga anggaran dititikberatkan untuk penanganan Covid-19. Kita semua berharap agar pandemi Covid-19 segera selesai sehingga pembangunan dapat direalisasikan. Oleh karena itu melalui Musrenbang kali ini kami mohon kepada Bapak Bupati agar di tahun 2023 lebih banyak lagi usulan pembangunan kami yang dapat direalisasikan,” ungkapnya.

Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki mengatakan dalam sambutannya dalam Musrenbang di Kecamatan Cabangbungin ini bahwa ia sangat bangga karena dihadiri Anggota DPRD dari Dapil V dan lengkap dengan 8 Kades yang ada di Kecamatan Cabangbungin.

“Saya pun tidak mau kalah saya membawa pasukan lengkap ada Dari Bapeda, Perkimtan, Tim Monitoring, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan semua insyaallah usulan pembangunan dari masing-masing Kepala Desa bisa diaspirasikan dan diusulkan di Murenbang Kecamatan ini, dan tidak terlewatkan,” ucap Plt. Bulati Bekasi.

“Dan kami informasikan terkait tanggul Citarum di Cabangbungin Insyaallah di tahun 2023 pembangunan tanggul secara permanen tinggal direalisasikan, karena kami dari Pemkab Bekasi tidak tinggal diam, terus bersurat disertai bukti faktual di lapangan. Alhamdulilah dari pihak Pusat, Bappenas, Kemandagri dan BBWS, akan menganggarkannya, meski bukan kewenangan Pemkab Bekasi,” ungkap Akhmad Marjuki.

Dalam pantauan awak media Musrenbang Kecamatan berjalan lancar dan tetap mematuhi standar protokol kesehatan. (SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *