Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Monitoring Perubahan Debit Ait Sungai

761

dutapublik.com, CIANJUR – Menurut BMKG memasuki awal tahun 2022, intensitas cuaca khususnya curah hujan tidak akan mengalami perubahan yang cukup signifikan, dikarenakan akhir-akhir ini cuaca tidak bisa diprediksi secara mendetail oleh pihak BMKG.

Dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan bencana banjir dan longsor. Menghadapi permasalahan tersebut dengan sigap anggota Tim SAR Kompi 3 Batalyon B Pelopor berangkat untuk melakukan patroli siaga SAR menyusuri sungai yang bertempat di lingkungan perumahan Grand Apple Desa Gadog Kecamatan Pacet.

“Tujuan patroli siaga tim SAR adalah untuk memonitoring debit air sungai sehingga tidak terjadi luapan air sungai yang dapat menyebabkan banjir dan kita sebagai pasukan Sat Brimob Polda Jabar selalu siap dalam menyelamatkan jiwa raga, harta benda dan hak asasi manusia, agar Indonesia menjadi lebih tentram dan makmur,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si, Senin (14/2).

Baca Juga:  Masuk Musim Penghujan, Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Laksanakan Patroli Pengecekan Tebing Rawan Longsor

Ia mengatakan bahwa Sat Brimob Polda Jabar dengan cepat melakukan deteksi dini, sehingga dapat diambil langkah – langkah antisipasi penanganan jika terjadi banjir.

“Dengan memantau debit air, apabila terjadi banjir dapat segera diantisipasi dan perlengkapan SAR disiapkan untuk upaya evakuasi,” tutur Ibrahim Tompo.

Baca Juga:  Team SAR Sat Brimob Polda Jabar Gerak Cepat Tangani Laporan Dugaan Orang Hilang

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono S.I.K., mengatakan dalamĀ  menghadapi situasi terkini banyak titik konsentrasi yang harus dihadapi bukan hanya konflik sosial saja tetapi antisipasi bencana alam di berbagai titik rawan yang ada di Jawa Barat.

“Mari kita bersama sama berdoa agar tidak terjadi bencana alam di sekitar kita yang di sebabkan oleh curah hujan yang tinggi, serta melakukan pola hidup bersih dan sehat dimulai dari membersihkan lingkungan serta selokan yang menjadi tempat menggenangnya air di sekitar rumah kita,” pungkasnya. (doel)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *