dutapublik.com, KUDUS – Kudus merupakan salah satu daerah yang paling banyak dikunjungi orang. Salah satu faktornya, karena terdapat Komplek Masjid Menara Kudus yang kental akan religi dan sejarahnya.
Menara Kudus memiliki bentuk yang unik dan terkesan tidak umum. Walaupun merupakan komplek bangunan Agama Islam, Namun bentuk menara ini justru lebih mengarah ke Candi Hindu.
Dari sekian pintu masuk, ternyata pintu depan komplek ini memiliki aura yang berbeda. Mengapa demikian?
Menurut sejarah, di atas pintu gerbang depan ini dahulu telah dipasang Rajah Kalacakra oleh Sunan Kudus.
Rajah ini dahulu dipasang sebagai media untuk melunturkan kedigdayaan dan melepaskan kekuatan 2 kubu yang kala itu berebut kekuasaan di Kerajaan Demak, yaitu Arya Penangsang dan Hadiwijaya.
Saat itu Arya Penangsang masuk perangkap Sunan Kudus dengan melewati gerbang yang telah terpasang rajah. Sedangkan Hadiwijaya, berhasil lolos dengan tidak masuk lewat gerbang tersebut.
Walaupun kejadian tersebut telah berlangsung lama, Namun hingga kini masyarakat terutama para pejabat banyak yang mempercayainya.
Alhasil, jarang ada pejabat yg mau lewat pintu gerbang tersebut, menghindari kejadian serupa ratusan tahun lalu. (Ysn)






