Didampingi Kapolres Kampar, Sekda Kampar Lepas Ziarah Kubur

dutapublik.com, KAMPAR – Bupati Kampar yang diwakili Sekda Kampar Drs, Yusri, M.Si., secara resmi melepas kegiatan Ziarah Kubur di Masjid Almujahidin Desa Muara Uwak Kecamatan Bangkinang, pada Senin (9/5).

Selain Sekda Kampar, pada perayaan raya enam dalam kegiatan ziarah kubur tersebut hdir juga Kapolres Kampar AKBP Rido Purba, S.I.K., M.H., Dandim 0313/KPR Letkol Arh Mulyadi, para Asisten, Para staf Ahli, para kepala Dinas dilingkungan pemda Kampar, Muspika Kecamatan Bangkinang, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Kampar.

Mengawali sambutannya, Yusri mengatakan, tepat pada delapan syawal 1443 H, selaku Sekda Kampar menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H mohon maaf lahir dan batin, di mana suasana syawal merupakan suasana silaturahmi dalam rangka halalbihalal.

Baca Juga:  Sahabat Rio Tagar7 Mengucapkan Tahun Baru 2024

Ia menyampaikan, bahwa kegiatan Ziarah Kubur dalam rangka hari raya enam ini merupakan salah satu kegiatan atau wisata religi sama seperti kegiatan balimau kasai menyambur ramadhan sebelumnya.

“Dalam ziarah kubur ini merupakan kegiatan untuk kita mendekatkan diri kepada Allah SWT. kegiatan ziarah ini pasti secara langsung akan mengingingatkan kita dengan yang namanya kematian. Sebab mulai dari pagi kegiatan ini mengunjungi setiap kuburan dan melakukan do’a bersama disetiap kuburan.”

“Untuk itu kegiatan ini harus terus dilestarikan, selain memiliki nilai keagamaan dengan mengutamakan silaturahmi juga memiliki nilai wisata religi yang harus dipelihara dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Selvana Luntas: 129 Denominasi Gereja Dan Ormas Keagamaan Mulai Mengurus Dana Hibah FKUB

Menurutnya, kegiatan raya zarah tersebut selain keagamaan juga sebagai penguatan tradisi gotong royong yang sebelumnnya membersihkan setiap pemakaman baik pemakaman pribadi maupun pamakaman umum.

“Di mana dalam raya enam ini tepat pada delapan syawal, kegitan diawali dengan pelaksanaan puasa sunah yang dimulai pada satu syawal. Selain kegiatan keagamaan jalinan silaturahmi dan penguatan tradisi gotong royong untuk membersihkan setiap pemakaman baik pribadi maupun pamakaman umum.”

“Selain hal kebersamaan ini jelas pertamana mempererat tali silaturahmi, dengan demikian pemda kampar akan terus mendukung kegiatan ini yang mengutamakan kebesamaan sesama keluarga dan masyarakat,” terangnya. (Juntak)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *