Tak Tahu Bantuan Program Yang Diterimanya, Penerima Manfaat Tangisi Rumahnya Yang Mangkrak

687

dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Sungguh satu hal yang menarik ketika seorang penerima manfaat program perumahan rakyat yang ada di wilayah Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat, ketika diwawancarai awak media dutapublik.com, pada Selasa (24/5).

“Nyaa bungah teu bungah Pak, kitu ari bungahna imah tos doyong, teu bungahna kan anu kakirangan berarti  abdi, ieu kan tos sababara dinteun tos teu dipasihan kopi (Antara bahagia dan tidak bahagia, bahagianya rumah sudah hampir roboh gak bahagianya kekurangan berarti tanggung jawab saya ini juga sudah beberapa hari tidak dikasih kopi_red),” itulah luapan hati Eman seorang penerima manfaat asal Desa Sukahaji Kecamatan Cipeundeuy Bandung Barat.

Eman, yang saat itu pun menyatakan tidak tahu bantuan program apa yang ia dapatkan. Lelaki paruh baya itu hanya tahu kalau program itu dari seorang Aparat Desa dan kini Eman kebingungan sudah beberapa hari pengerjaan pembangunan rumah itu tertunda karena Eman bingung tidak punya biaya.

Ketika itu juga awak media terus menggali keterangan dari Eman yang sudah tidak nyaman numpang di rumah tetangga dari sejak saat pembongkaran rumah itu dimulai untuk kembali dibangun menjadi rumah layak huni.

Dan kepala keluarga sederhana itupun bercerita kalau dia menunggu uang Rp2.5 juta untuk biaya kerja yang sampai saat itu tidak kunjung keluar namun tidak tahu uang dari mana.

Sungguh suatu hal yang sangat disayangkan, tidak adanya sosialisasi ataupun edukasi kepada masyarakat penerima manfaat oleh pemangku kebijakan juga para penanggung jawab pembangunan. Program yang sangat mulia dari pemerintah, akhirnya malah membuat masyarakat resah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa Eman tidak pernah merasa mencairkan dana bantuan tersebut apalagi menerimanya. Yang Eman tahu adalah rumahnya dibongkar dan dibangun, namun saat ini rumahnya mangkrak setengah jalan. (Sahruddin/Jatma)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *