dutapublik.com, KARAWANG – Ipah binti Carma Ajing, Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Linggarsari Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akhirnya pulang ke Indonesia, pada Rabu (25/5) malam.
Sebelumnya, Ipah diberangkatkan menjadi PMI/TKW unprosedural ke negara Timur Tengah menjadi Asisten Rumah Tangga oleh Sponsor bernama Hj. Mini dan perusahaan pemroses PT. ASR. Di mana Ipah di negara tempatan Timur Tengah mengalami dugaan tindakan tidak manusiawi dari sang Majikan. Ipah harus mengisi perut yang laparnya dengan cara memakan sisa makanan dari tempat sampah.
“Saya diberangkatkan bulan Desember 2021 oleh sponsor Hj. Mini dan PT. ASR. Majikan saya kayak jijik yang melihat saya. Saya disuruh makan oleh Majikan dari sisa yang mereka makan yang saya ambil dari tempat sampah,” kata Ipah, kepada media dutapublik.com, pada Rabu (25/5), di kediamannya.
Dengan dapat berkumpul kembali dengan keluarga besarnya, Ipah mengucapkan terima kasih kepada tim dutapublik.com yang sudah memabantunya untuk pulang ke Indonesia.
“Saya berterima kasih kepada tim dutapublik yang sudah membantu kepulangan saya. Alhamdulillah saya bisa pulang ke Indonesia,” ucapnya dengan nada terharu.
Ipah pun mengimbau kepada semua masyarakat yang punya keinginan bekerja di negara Timur Tengah menjadi Asisten Rumah Tangga atau Pembantu, agar jangan tergoda rayuan manis sponsor dan pihak lainnya.
“Kepada teman-teman dan sodara saya, hati-hati jangan tekena bujuk rayu sponsor. Jangan mau bekerja jadi Pembantu di negara Timur Tengah, karena saya pun baru tahu kalo itu ilegal. Pihak sponsor tidak menjelaskan ke saya sebelumnya. Jangan sampai pengalaman pahit dirasakan oleh orang lain. Cukup saya yang merasakan jadi TKW ilegal,” tuturnya.
Diketahui, saat Ipah pulang, tim Posko Pengaduan PMI/TKW dutapublik mengawal kepulangan Ipah dari Bandara Soekarno-Hatta hingga ke kediamannya dengan aman dan selamat. (N. Wirasasmita)






