dutapublik.com, BEKASI – Air sungai yang jernih dan tak berbau sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk kegiatan mencuci bahkan bisa digunakan untuk mandi dan juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk bermain.
Tidak terkecuali dengan air sungai Cilemahabang yang mempunyai nilai sangat penting bagi warga di sekitar. Namun kini kondisi air sungai tersebut sangat memprihatinkan, terlihat airnya keruh dan butek atau kehitam-hitaman dan dari kejauhan sudah tercium air sungai tersebut beraroma tak sedap atau berbau dan terlihat berbusa.
Dengan fenomena kondisi air Cilemahabang, pantauan awak media dutapublik.com Jum’at (1/7) di lapangan banyak masyarakat yang rumahnya di sekitar sungai Cilemahabang yang mengeluhkan hal itu.
“Ya betul ibu nyuci di sungai ini di saat peralatan sumur satelit rusak dan tidak ada air, biarpun air sungai kehitam-hitaman dan beraroma bau, kalau mandi kan dari air satelit cuman kalau air dari satelit kan ada jadwalnya, sehingga ibu mencuci di air sungai, nanti ibu bilas lagi dengan air yang bersih,” ujar Ibu Murni warga sekitar.
“Ini sangat menggangggu ibu dan warga yang lainnya, setiap hari harus mencium aroma bau tidak sedap dari air sungai Cilemahabang ini,” jelasnya.
Masih kata Murni, warga Kp. Rawa Desa Waluya hampir semua masyarakat di sana menggunakan air dari sungai Cilemahabang.
Murni pun mengatakan terkadang air sungai Cilemahabang ini warna airnya sangat hitam dan berbau amis dan ada juga warga yang merasa gatal-gatal saat memakai air ilemah abang itu.
Murni pun mengharap kepada pemerintah Kabupaten Bekasi meminta agar air Cilemahabang ini bisa jernih lagi dan tidak berbau setiap harinya sehingga masyarakat warga Desa waluya dan warga yang lainnya bisa menggunakan air tanpa ada resiko terkait dengan kesehatan. (Adi Sukriyadi)


