dutapublik.com, PEKANBARU – Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar diwakili Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau Muh Arief Setiawan, M.T., paparkan rencana pembangunan VIP Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin senilai 24 Miliar, bertempat di ruang rapat Tuanku Tambusai Lanud Roesmin Nurjadin-Pekanbaru, pada Rabu (21/7).
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ian Fuady dalam sambutannya mengatakan, atas nama TNI AU mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau, pada umumnya Pemerintah Provinsi Riau dan semua unsur terkait atas segala bantuannya dalam membangun VIP Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin, ini merupakan pencapaian luar biasa yang harus disyukuri.
“Keberadaan gedung VIP Pandawa Lanud Rsn saat ini sangatlah bernilai strategis karena dapat memberikan keamanan, kenyamanan ketenangan, dan memperlancar serta memberikan pelayanan kepada tamu-tamu negara seperti Presiden dan Wakil Presiden, para Menteri, Panglima TNI, Kapolri maupun tamu-tamu yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri, khususnya melalui latihan bersama dengan negara sahabat.”
“Membangun VIP Pandawa Lanud Rsn selain cermin dari Lanud Rsn namun juga sebagai wajah Provinsi Riau, melihat kondisi VIP Pandawa Lanud Rsn saat ini jauh dari standar operasional prosedur, tertunya berdampak pada penerimaan dan pelayan tamu yang datang dan pergi, oleh karena itu pembangunan gedung ini harus diprioritaskan agar kegiatan protokoler penerimaan tamu dapat berjalan dengan optimal,” tuturnya.
Ian Fuady mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Provinsi Riau bersama staf, Direktur Utama PT. Rajawali Sakti Prima, Direktur PT. Prisma Karya Utama yang memaparkan Pembangunan VIP Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin, dan kita berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan keselamatan dan kesuksesan serta kelancaran pembangunan VIP Pandawa Lanud Rsn.
Selanjutnya Muh. Arief Setiawan menjelaskan, pembangunan VIP Pandawa ini harus segera dikerjakan, karena waktu kontrak sudah berjalan 21 hari dan kontrak kemarin dari tanggal 7 Juli 2022. Jangan sampai agenda ini tidak selesai dan tahun depan harus dibayarkan.
“Kami berharap setelah selesainya bangunan ini, agar dipelihara dengan baik karena ini merupakan kontribusi positif Pemrov Riau untuk kemajuan Lanud Roesmin Nurjadin,” katanya.
Turut hadiri, Direktur Utama PT. Rajawali Sakti Utama Amiruddin Daeng Pabali, Direktur PT. Prisma Karya Utama, Zuli Priyanto, dan para pejabat dari Lanud Roesmin Nurjadin. (Juntak/Riau)






