dutapublik.com, MAJALENGKA – Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 tingkat Kecamatan Maja diisi tabligh akbar di halaman kantor Kecamatan Maja, Jumat malam (26/8).
Tabligh akbar menghadirkan Kyai Haji Didin Misbahudin, M.Ag., dihadiri unsur Forkopimda Kecamatan Maja beserta warga masyarakat.
Kegiatan yang dimulai usai salat isya ini mengangkat tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.
Camat Maja, H. Arif Daryana, A.P., M.Si., saat membuka tabligh akbar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan itu.
“Terima kasih atas kehadiran Kyai Didin Misbahudin, para jemaah serta semua yang mendukung semua rangkaian kegiatan ini HUT RI ke 77 sampai pada puncak acara tabligh akbar ini. Terima kasih kepada forkopimda kecamatan Maja serta seluruh masyarakat,” ucapnya.
Arif Daryana juga mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia PHBN kecamatan Maja hingga seluruh rangkaian acara HUT RI ke 77 bisa berjalan lancar dari semua kegiatan hingga puncak acara berupa tabligh akbar ini.
“Tema Hari Kemerdekaan yang diperingati tahun ini, pulih lebih cepat serta bangkit lebih kuat memberi semangat kepada masyarakat setelah dua tahun ini bisa melewati masa pandemi Covid-19,” terang Arif Daryana.
Arif Daryana selanjutnya berharap melalui kegiatan itu ukhuwah islamiyah serta persatuan antar umat dapat meningkat.
“Diharapkan pula kita semua istiqamah mengaktualisasikan apa yang disampaikan ustaz nanti,” tandasnya.
KH. Didin Misbahudin, M.Ag dalam materinya menjelaskan, kemerdekaan Republik Indonesia adalah hal besar dan harus dimaknai dengan benar.
“Kemerdekaan harus dimaknai sebagai nikmat Allah yang harus disyukuri. Dengan bersyukur akan mendatangkan ketulusan dan menegakkan hakikat diri sebagai hamba,” papar Didin Misbahudin.
Ia melanjutkan, siapa yang menjadi hamba Allah maka ia adalah orang merdeka karena bukan budak setan.
“Hamba Allah itu merdeka karena tidak terikat dengan hawa nafsunya. Ia juga merdeka dari penjajahan manusia terhadap dirinya,” terangnya.
“Karena itu, mensyukuri nikmat kemerdekaan merupakan azas dari kemerdekaan. Dengan mensyukuri, nikmat itu akan langgeng,” kata Didin. (Tengku Syafruddin)





