dutapublik.com, PURWAKARTA – Program ketahanan pangan di Desa Karoya Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yang direalisasikan untuk membeli hewan ternak jenis Sapi dan dikelola oleh kelompok tani di Desa Karoya, sempat menimbulkan dugaan jika Sapi tersebut dijual oleh Kades Karoya.
Namun, informasi tersebut dibantah oleh Lilis Suryani, selaku pendamping Desa Karoya.
“Itu tidak benar, karena ada kesalahpahaman saja dan miskomunikasi. Saya selaku pendamping yang ditugaskan di Desa Karoya, tahu persis tentang hewan ternak Sapi yang diurus oleh kelompok tani A. Hewan Sapinya ada semuanya,” ujarnya pada Jum’at (30/9) sore hari.
Menurut Lilis, semuanya sesuai dengan prosedur dan aturan progam dengan ketentuan pemerintah dan sudah dilakukan monev pada tanggal 22 September 2022 bersama tim Kecamatan Tegalwaru dan DPMD Kabupaten purwakarta.
“Jadi kegiatan ketahanan pangan tersebut sudah terealisasi sesuai dengan anggaran dan kalau ada berita Sapinya dijual Kades, itu sama sekali tidak benar, karena kenyataan di lapangan yang terjadi tidak seperti itu,” tegasnya. (Asep Coklat)






