Peduli Bencana Cianjur, Para Siswa Serta Guru MTs. AR-RAFI Adakan Penggalangan Dana

375

dutapublik.com, GARUT – Pulutan siswa dan guru MTs. AR-RAFI Calingcing Desa Sindanglaya Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut Propinsi Jawa Barat, mengikuti rangkaian peringatan Hari Guru Nasional 2022 di sekolah pada Jumat (25/11),

Ada yang unik dalam acara tersebut, setelah upacara bendera, siswa menggalang donasi dan sholat ghaib.

Iwan Ramadani S.Pd. selaku Kepala sekolah Mts AR-RAFI Calingcing mengatakan sesuai tema peringatan Hari Guru serentak berinovasi mewujudkan merdeka belajar, guru-guru harus mampu berinovasi, bereksplorasi, dan berimprovisasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

“Tema tersebut kita terapkan di MTS AR-RAFI di mana guru-guru terus berinovasi, berkesplorasi, dan berimprovisasi. Hal itu sehingga mereka nanti akan membawa generasi yang hebat, generasi yang bisa memajukan pendidikan di Indonesia,” ungkapnya. 

Setelah upacara selesai, para siswa mengikuti kegiatan aksi penggalangan donasi peduli bencana Cianjur. Para siswa berbaris memasukkan donasi yang sudah disiapkan ke dalam kotak peduli bencana. Setelah itu, para siswa dan guru-guru bersama-sama melaksanakan sholat gaib. Mendoakan agar yang meninggal dunia khusnul khotimah.

Wakil Ketua PWID (Paguyuban Wartawan Intan Dewata),Wawan, yang menerima titipan uang donasi dari MTs. Ar-Rafi, Sabtu (26/11), menambahkan kegiatan aksi penggalangan dana tersebut sebagai bentuk kepedulian para siswa dan warga sekolah terhadap korban gempa di Cianjur. Sabtu (26/11),

Hal itu sebagai upaya sekolah untuk menumbuhkan sikap empati kepada anak-anak dan memahamkan kalau kita makhluk sosial sehingga kita tidak hidup sendirian. “Kita hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Ketika saudara kita yang ada di Cianjur sedang mengalami musibah dan bencana, sudah selayaknya kita berempati dan peduli kepada mereka. Maka kita berdonasi sesuai kemampuan masing-masing. Donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui Wartawan yang tergabung dalam PWID Kecamata Karangpawitan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PWID, Tatang mengaku senang mengikuti kegiatan dan telah menyiapkan donasi tersebut untuk disumbangkan agar dapat meringankan beban para korban bencana.

“Semoga sedikit donasi ini bisa membantu untuk membeli makanan, minuman, dan bisa membantu anak-anak sekolah lagi, ” kata Tatang. 

“Uang yang dikumpulkan ini, saya dapat dari hasil sumbangan Para pengendara baik mobil atau motor serta masyarakat dalam 2 hari terkumpul Rp. 1.600.000,00 dan dari sekolah MTs AR-RAFI, Rp. 800.000,00 ,” ungkapnya.

Tatang berharap kegiatan penggalangan dana mampu meningkatkan rasa kepedulian siswa terhadap sesama manusia. Selain itu, donasi terkumpul mampu meringankan penderitaan korban bencana yang belum mendapatkan bantuan. (Yaman). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *