dutapublik.com, BEKASI – Proyek Perkerasan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Labansari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi menimbulkan polemik. Pasalnya selain diduga adanya pencurian volume pekerjaan dalam proyek tersebut, juga muncul pengakuan yang janggal dari Ketua Gapoktan Jati Jaya, Maman yang menyebut bahwa proyek yang diswakelolakan ke Gapoktan malah dikelola oleh Kades Labansari.
Salah satu keterlibatan Kades Labansari menurut kesaksian Maman yaitu pembelanjaan material proyek dikelola oleh Kades Labansari.
“Gk tau itu yang belanjanya pak lurah (Kades-red) yang belanjanya baik batu kapur dan yang lain-lainnya, semuanya pak lurah harganya saya tidak tahu dan saya belum nanyain konfir aja pak lurah. Pada waktu itu (pekerjaan) saya lagi sakit,” ujar Maman beberapa waktu lalu. kepada awak media dutapublik.com.
Sementara itu Kades Labansari, Amak Gozali tidak bisa dihubungi awak media dutapublik.com hingga berita ini dipublikasikan.
Adapun Sekdes Labansari yang juga anak kandung Kades Labansari, Yogas, mengaku geram atas masalah ini karena membawa-bawa nama bapaknya. “Malah ketawa tidak menghargai, bikin berita tuh yang benar jangan bawa-bawa kades,” pungkasnya. (Migung)



