Masuki Semester Kedua, Siswa Korban Gempa Bumi Cianjur Sangat Membutuhkan Donasi Alat Tulis Sekolah

495

dutapublik.com, CIANJUR – Menghadapi awal tahun ajaran semester kedua banyak warga yang mengeluhkan tidak mempunyai alat tulis seperti Buku tulis, pensil, Tas serta Seragam. Kondisi tersebut dikarenakan rumahnya ambruk tak bersisa akibat Gempa Bumi beberapa waktu lalu.

“Kasihan mereka kan mau belajar gimana solusinya agar mereka mendapatkan bantuan Alat Tulis. Karena bantuan selama ini kan berbentuk logistik. Seharusnya Instansi terkait bergerak cepat membantu warga agar anak-anaknya mendapatkan alat tulis dan Seragam,” ungkap Rini Pujiastuti Ketua Srikandi Abpednas kepada Duta Publik di Halaman PWI, Rabu (28/12).

“Keluhan ini bukan tidak mendasar anggota kami tersebar di seluruh Desa -desa yang terdampak semua, Anggota BPD perempuan mengeluhkan membutuhkan alat tulis dan seragam. Apalagi saat ini mencari donasi Alat Tulis susah, kami Srikandi lagi berusaha mencari donatur. Kasihan kan mereka (siswa) mau nulis memakai apa?,” Tegas Rini.

Begitupun dengan Kepala Sekolah Dasar Negeri Cipetir 1 Dodo Kushendar saat ditemui di halaman Sekolahnya di Kp. Cipetir Kecamatan Warung Kondang Kabupaten Cianjur. Ia menyampaikan sejumlah harapannya. “Saya mohon kepada para donatur karena kami sangat memerlukan bantuan seragam, buku tulis untuk melanjutkan pembelajaran pada semester kedua,”  

Sementara saat dimintai tanggapannya Kabid Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur M. Arifin mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu uluran tangan dari para donatur. “Sementara untuk Alat Tulis ini kami menunggu bantuan dari donatur karena selama ini bantuan – bantuan kebanyakan dari Donatur seperti dari Sukabumi ada yang mendistribusikan langsung ke sekolah, dari Sumedang, dari Cirebon ada yang langsung mendistribusikan ke sekolah tergantung mereka nah sekarang bagi yang belum mendapatkan yang mudah-mudahan masih ada bantuan-bantuan yang mengalir kepada kita,” ujar M. Arifin.

“Kami pun telah mendata berdasarkan data dari Kordik masing-masing. Seperti data yang membutuhkan tenda jumlahnya berapa? kementerian yang dari pemerintah juga ada contoh tenda itu kan rata-rata tenda dari Kementerian Pendidikan juga sudah tersebar lalu bantuan semacam alat pembelajaran juga dari kementerian sudah ada yang tersebar yang mudah-mudahan lah nanti kedepannya SDN Cipetir 1 mendapatkan Alat Tulis,” ujarnya.

Kabid GTK Disdikbud Kabupaten Cianjur sekaligus Koordinator Logistik Wawan Sutiawan, S.Pd., M.M., menjelaskan beberapa waktu lalu kepada dutapublik.com. Menurut Wawan semua siswa korban terdampak sedang diupayakan bantuan sesuai data dari masing-masing bidang untuk diajukan ke Kementrian.

“Namun sayangnya bantuan itu kan terbatas. Contoh saat pengajuannya 1000 sementara ada logistik 100 maka kami prioritaskan korban paling membutuhkan. Barang tersebut bergantung dari donasi para donatur. Karena kami tidak bisa menganggarkan karena tidak ada Pos Anggarannya untuk itu, kami hanya bisa mendistribusikan saja,” pungkas M. Arifin. (Yani)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *