dutapublik.com, PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten Probolinggo siap untuk mendorong dan membantu Pemerintah Pusat dalam mensukseskan proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi). Hal tersebut disampaikan oleh Plt Bupati Probolinggo.
Menanggapi pemberitaan yang sudah beredar terkait dengan Tol Probowangi, yang selalu membawa nama masyarakat dengan kepentingan mereka,
awak media langsung menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Taupik Alami, dimana kesannya Dishub mengabaikan kewajibannya dalam melakukan kinerja di lapangan.
Dalam jawabannya melalui voice note, Kadishub mengatakan bahwa pada intinya Dishub melakukan sesuai prosedur dan sesuai dengan tugas fungsi. “Saya di lapangan, melakukan penindakan berupa pembinaan, jadi tim kami turun bersifat membina, kalau ada yang mengatakan kami diam itu tidak benar. Lalu dibuatkan perjanjian agar tidak melanggar dan juga koordinasi dengan pihak kepolisian karena harus ada pendampingan,” ujar Kadishub, Jumat, (4/8/2023).
Masih menurut Kadishub,
Proyek Nasional ini harus cepat selesai sesuai target namun tetap tidak merugikan masyarakat Kabupaten Probolinggo, juga tidak merusak infrastruktur, semuanya sesuai regulasi. “Siapapun yang berhubungan dengan PSN ini, ayo kita dukung dan melakukan sesuai Undang-undang atau ketentuan, bila proyek ini sudah selesai diharapkan ekonomi masyarakat Probolinggo akan bertambah maju dan kuat serta semakin banyak dampak keuntungan lainnya.”
“Saya juga sangat bersyukur untuk pemilik tambang sudah jelas izinnya, lalu alat angkutnya berjalan sesuai arahan dari anggota Dishub, kemudian pengemudi tidak ugal-ugalan serta muatan ditutup terpal dengan baik,” jelasnya.
“Harapan kami, kita harus mendukung kegiatan ini dan saling menjaga, kita juga sudah koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah di dalam arahan bapak Sekda jadi ada beberapa point yang akan menjadi penekanan, Dishub tidak bisa berdiri sendiri akan tetapi kita sudah melakukan sesuai dengan tugas, tidak ada kata pembiaran seperti yang pernah diberitakan oleh Media Online beberapa hari kemarin, itu harapan saya,” ungkapnya.
Di lain tempat awak media mengkonfirmasi langsung ke Humas PT UZZY Persada Jamaludin Dia menyampaikan terkait pemberitaan yang sudah beredar, karena tidak pernah konfirmasi bahkan diduga hanya membuat resah dalam pengerjaan Proyek Nasional, PT UZZY Persada dipastikan sudah lengkap izinnya,
“Seharusnya teman media di lapangan mengerti tentang pengerjaan Proyek Nasional yang sudah tertuang dalam Peraturan Presiden, di sisi lain banyak tambang ilegal yang dibiarkan dan tidak dinaikan dalam pemberitaan, sebenarnya ada apa?,” ungkap Jamaluddin.
“Saya mendukung ada teman media yang kritis dan perduli pada pemerintah serta masyarakat, namun jangan pemerintah dibuat alasan karena hanya ada kepentingan-kepentingan pribadi,” pungkasnya. (Sinar)


