dutapublik.com, MINAHASA – Kepsek SD Negeri 1 Langowan Desa Tounelet Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa, Jois Sambeka, S.Pd., kepada awak media menyampaikan terkait peningkatan mutu pelajaran terus memberikan yang terbaik untuk perkembangan di tahun – tahun yang akan datang.
“Dengan memberikan pembelajaran bahasa inggris telah dimulai dari kelas rendah, berbagai pengenalan dasar sehingga mereka nanti siap dalam menguasai akan pelajaran bahasa Inggris,” ujar Kepsek Jois
sembari berharap SDN 1 Langowan yang berdiri sejak tahun 1907 terakreditasi B, akan semakin maju.
Sementara terkait jelang ANBK tahun2023 pihak sekolah telah mempersiapkan fasilitas komputer dan jaringan, sudah siap. “Semoga 8 siswa kelas V yang akan ikut terus menjaga kesehatan belajar lebih ditingkatkan dan pada gelombang keempat secara mandiri
Pada tanggal 1 dan 2 November 2023 mendatang tidak ada halangan,” ujar Kepsek.
Karenanya lanjut Kepsek Jois Sambeka, dirinya selalu mendorong kepada para duru guru THL untuk semangat cinta pekerjaan disiplin tugas yang diemban lebih ditingkatkan karena hanya dengan motivasi yang ditularkan kepada guru guru muda kedepan tongkat estafet ada di tangan mereka.
“SDN Langowan Sekolah yang
Akreditasi B akan terus meningkatkan dan terus diorbitkan, sehingga
bersyukur sekarang telah berjumlah 84 siswa,” ucapnya.
Lanjutnya sejak sekolah berdiri pada tahun 1907 pihaknya terus berbenah (sekolah rakyat) sejak zaman Belanda ini pada rangkaian HUT ke 100 tahun SDN 1 Langowan nantinya siap dilaksanakan tahun mendatang.
Dirinya memberi apresiasi karena SDN 1 Langowan boleh mengikuti
penilaian Sekolah Sehat dalam Rangkah HUT Minahasa ke 595.
Terpenting dalam setiap arahannya Kepsek Jois Sambeka, juga berharap tidak ada kasus bullying baik antara siswa dan juga antara guru dan siswa, sehingga sesuai visi misi sekolah kepada anak didiknya datang senang dan pulang bahagia di sekolah pada kualifikasi perkembangan mutu pendidikan di SDN 1 Langowan.
Terpisah di SD Inpres Tumaratas jumlah siswa yang nanti ikut ANBK berjumlah 28 siswa dan semuanya sudah siap.
Dirinya berharap kepada para siswa untuk tetap menjaga kesehatan dan mental. Meski terkendala dengan signalnya namun dipastikan pada pelaksanaan ANBK pasti sudah siap.
Senada di SD Inpres Tember Tompaso pelaksanaan ANBK nanti akan bergabung di SMPN Satap Touure yang berjumlah 5 siswa.
Diketahui ada beberapa SD yang bergabung, diantaranya dari SD Inpres Tonsewer, SD Inpres Tempok, SDN Touure, SD Inpres Tember, SD Inpres Tolok, SDN Raringis dan SD GMIM dan SD Inpres Noongan,
Terpisah untuk di SD Advent Langowan juga telah menyiapkan 10 unit Komputer dan 10 unit cromebook, dari lab sendiri atas sumbangan donatur.
ANBK atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer digelar sebagai program evaluasi mutu pendidikan, mulai dari input, proses, hingga output pembelajaran. Berhubungan dengan itu, ada instrumen penilaian Asesmen Kompetensi Minimum yang diberikan kepada siswa.
Dalam instrumen tersebut terdapat dua macam jenis materi, yakni AKM Literasi dan Numerasi. Literasi berarti mengukur kemampuan peserta dalam memahami teks. Kemudian, Numerasi akan mengukur bagaimana pemahaman siswa terhadap data matematika.(EffendyVIskandar)




