Wakapolres Minahasa Sambut Kunjungan Puslitbang Polri Dalam Rangka Penguatan Peran Polri Dalam Menanggulangi Intoleransi Dan Radikalisme


dutapublik.com, MINAHASA – Polres Minahasa menerima kunjungan dari Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Puslitbang Polri) dalam rangka “Penguatan Peran Polri dalam menanggulangi Intoleransi dan Radikalisme guna mencegah Terorisme” Selasa, 31 Oktober 2023.

Kapolres Minahasa yang diwakili Wakapolres Kompol Yindar Sapanggalo, S.Sos., menyambut hangat dan baik kehadiran Tim Puslitbang Polri di Polres Minahasa, dan sangat mengharapkan bahwa kehadiran Tim ini dapat memberi Pemahaman, membuka wawasan Para Personel Polri dan seluruh undangan yang hadir terkait Intoleransi dan Radikalisme dalam mencegah Terorisme.

“Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi suatu event yang sangat besar yakni Pemilu 2023-2024, untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Legislatif, dan Kepala Daerah, sehingga sangat dibutuhkan peran dari Polri untuk dapat menjaga Kamtibmas yang kondusif, salah satu strategi Polri yakni peningkatan peran Polri dalam mengantisipasi dan menangkal terjadinya penyebaran paham-paham Intoleransi dan Radikalisme, baik secara internal Polri maupun secara eksternal dengan bekerja sama dengan para Tokoh agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Pemerintah,” pungkas Wakapolres Minahasa.

Dalam kesempatan ini, Kombes Pol F.X. Surya Kumara selaku Ketua Tim juga menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan program prioritas dari Puslitbang Polri. “Tujuannya adalah menelusuri dan mencari data serta memetakan permasalahan terkait Intoleransi dan Radikalisme yang mungkin telah mempengaruhi pola pikir dan pemahaman dari Personel Polri termasuk di dalamnya Polres Minahasa, elemen-elemen masyarakat Kab. Minahasa yang ada terkait cara pandang tentang keberagaman Agama, adat, budaya, suku dsb,” jelasnya.

Polri saat ini sedang memfokuskan diri secara khusus pada adanya kemungkinan Personel Polri yang sudah terpapar dalam paham Intoleransi dan Radikalisme, itulah salah satu tujuan kedatangan Tim di Polres Minahasa ini, untuk dapat memproteksi dan menangkal penyebaran paham-paham tersebut. “Dan sejauh ini di Polres Minahasa, Tim belum menemukan keberadaan personel ataupun masyarakat yang terpapar, ataupun terindikasi menganut paham-paham berbahaya tersebut,” tutup Ketua Tim Supervisi Puslitbang Polri.

Hadir dalam giat ini Ketua Tim Supervisi, Kombes Pol F. X Surya Kumara, Ketua Tim Peneliti, Kombes Pol Ade Djaja Subagja, AKBP Katrin Rattu, Anggota Tim supervisi, AKBP Widi Setiawan, Waka Polres Minahasa, Kompol Yindar Sapangallo, Ketua Ormas Laskar Manguni Indonesia LMI Noldy Lila, Muslimat NU Minahasa, Kameria Karinda, Pengurus DPC LMI Kab. Minahasa, Perwakilan Kemenag Minahasa, Fadhila Djojosuroto, Perwakilan Kominfo, Anneke Rantung, Perwakilan FKUB Kab. Minahasa, Pdt. Nouvly Pua, Lurah Tounkuramber, Yestin O. Mamanua, Perwakilan Bhayangkari Cab. Minahasa, serta Para Kapolsek. (EffendyVIskandar)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *