dutapublik.com, BANDUNG – Maryam binti Mahbub Usman (43) PMI asal Bandung bekerja di negara tempatan saudi Arabia diduga diberangkatkan non prosedural oleh PT. XX melalui seorang PL (sponsor) kini mengalami sakit sesak nafas.
Selain alami sesak nafas yang sering kumat, ia juga mengalami bengkak di bagian kaki karena bekerja yang diporsir seakan tiada henti selama 24 jam.

Maryam saat dirawat di Rumah Sakit
Ia mengadukan tentang apa yang dialaminya kepada Media dutapublik.com. Atas kondisi tersebut dirinya memutuskan untuk pulang, ia pun memohon kepada pemeroses agar segera memulangkan dirinya ke Indonesia.
“Saya pingin pulang pak, di sini saya sakit sesak napas, kalau kecapean sering kumat, apalagi kaki saya sering sakit karna berdiri terus selama kerja dari jam 8 pagi sampai jam 11 malam,” akunya kepada dutapublik.com. Minggu (22/1).
Sementara pihak keluarga PMI Maryam saat dikonfirmasi via WhatsApp membenarkan bahwa Maryam dalam keadaan sakit dan tidak kuat lagi bekerja. Bahkan pihak keluarga mengaku akan melakukan pelaporan ke aparat penegak hukum atas kasus yang menimpa PMI maryam.
Terpisah sang sponsor, H. Oyok ketika dikonfirmasi via WhatsApp tidak menjawab dan memilih bungkam, (RS).



