dutapublik.com, TONDANO – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa, sukses menggelar debat publik kedua bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Minahasa pilkada serentak 2024, di Wale Ne tou Tondano, Senin (11/11/2024).
Debat publik kedua ini mengangkat tema “ Optimalisasi Pelayanan Publik dalam Mengatasi Permasalahan Daerah di Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Penyandang Disabilitas dan Pembangunan yang Selaras dengan kebijakan Nasional Berbasis Keragaman, Budaya, HAM, Hukum, Demokrasi dan Kebangsaan, yang diikuti 3 pasang calon bupati Minahasa, Susi Sigar – Perly Pandeiroot, Youla Lariwa Mantik – Denny Kalangi, Robby Dondokambey – Vanda Sarundajang.

Ketua KPU Minahasa Rendy Suawa, dalam sambutannya, menyampaikan ketiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati akan memaparkan visi, misi dan program kerja 5 (lima) tahun kedepan.
Kegiatan debat ini merupakan momentum yang sangat strategis untuk meningkatkan Kesejahtraan Rakyat, Memajukan Daerah, Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, menyerasikan Pembangunan Daerah Kabupaten Provinsi dengan Nasional, Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Kebangsaan.
Pemilihan Serentak atau Pilkada sebagai salah satu bagian dari system yang membutuhkan legitimasi atau pengakuan rakyat Minahasa sebagai sumber kekuasaan bukan sekedar dilaksanakan tetapi Periodik Pilkada mengandung makna penting bahwa kedaulatan itu berada ditangan rakyat.
Bahkan menjadi instrument terpenting dalam proses Pemilihan atau Pilkada itu adalah menerima dampak Masyarakat Minahasa sendiri. Debat publik atau debat terbuka dipandang sebagai suatu Pendidikan politik kepada Masyarakat yang menjadi referensi bagi Pemilih untuk menentukan sikapnya.
“Gunakan Hak pilih dengan bijak pastikan anda menggunakan hak suara dengan penuh tanggung jawab stop money politik memilih calon pemimpin yang sesuai hati nurani. Hindari provokasi dan ujaran kebencian jangan mudah terpancing oleh berita-berita hoaks, kampanye hitam, Isu Sara provokasi atau ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan, mari kita jaga kerukunan di antara sesama masyarakat ciptakan suasana pilkada aman dan damai, mari kita dukung pelaksanaan pilkada yang jujur, adil dan transparan.
Pilkada adalah pesta demokrasi yang harus dirayakan dengan sukacita perbedaan pilihan adalah hal wajar namun persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap dijaga,” tutur Suawa sambil berharap tanggal 27 November 2024 nanti seluruh pemilih datang ke TPS dan menggunakan Hak pilihnya. (EffendyIskandar)
Untuk debat kedua ini, KPU Minahasa melibatkan 13 panelis yang dipilih dengan latar belakang yang disesuaikan dengan tema debat, mereka adalah;
DR. TOMMY SUMAKUL, MS, MM
Dosen Fakultas Hukum UNSRAT
DR. VICTORY ROTTY, M.Teol, M.Pd
Dosen UNIMA
MUIN SUMAILA
Pemerhati Kepemiluan
DR. GOINPEACE TUMBEL, S.Sos, MAP, M.Si
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIS UNIMA
WIHELMINA RUMAWAS, S.Sos, MSi
Dosen FISIP UNSRAT
LIVIE M ALLOW, S.Sos, M.Si
Ketua KPU Provinsi Sulut Periode 2008 – 2013
STEVEN KOWAAS
Ketua Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas Sulut
DICKY PASEKI, SH, MH
Dosen Fakultas Hukum UNSRAT
DR.Drs. ARNOLD POLI, SH, MAP
Direktur IPDN SULUT
DR. FERRY LIANDO
Dekan FISIP UNSRAT
Prof. DR. U.M KAMAJAYA AL KATUUK, MS
Guru Besar UNIMA
DR. MICHAEL MAMENTU
Dosen FISIP UNSRAT
DR. FEROL WAROUW
Dosen Fakultas Teknik Unima. (Red)


