Excavator Projek BBWSC Citarum Hilir Solokan Pakisjaya Diduga Gunakan BBM Solar Eceran Bersubsidi.

545

dutpublik.com, KARAWANG – Sekber Wartawan Indonesia menduga pekerjaan pemeliharaan tanggul/tebing di sungai Citarum Hilir Tahun 2022 sebesar Rp.3.905.129.000 (Tiga Milyar Sembilan Ratus Lima Juta Seratus Dua Puluh Sembilan Ribu Rupiah), yang berlokasi di Desa Solokan Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang Jawa Barat diduga memakai BBM Solar Eceran.

Dugaan pemakaian BBM subsidi atau solar eceran tersebut diperoleh dari beberapa keterangan narasumber masyarakat setempat, LSM dan para pihak yang terlibat dalam penyediaan BBM solar dimaksud, kemudian dijual untuk kebutuhan alat berat Project BBWS berlokasi di Pakisjaya.

Penggunaan BBM eceran pada projek BBWS untuk alat berat jenis excavator/Beko yang diduga gunakan BBM bersubsidi, jelas tidak mematuhi Peraturan Presiden nomor 191 Tahun 2014.

Pengguna BBM tertentu termasuk solar bersubsidi hanya ditujukan bagi rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, perikanan, transportasi dan pelayanan umum. Jadi walaupun sewa ataupun dimiliki industri langsung, tetap saja kendaraan industri khususnya di atas roda enam.

Tidak berhak menggunakan solar bersubsidi alat berat Excavator Beko, seperti halnya projek BBWS di Desa Solokan Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang

Dari beberapa narasumber yang berhasil dikonfirmasi, beko yang sedang beroperasi di projek BBWS pekerjaan pemeliharaan tanggul tebing sungai Citarum telah menggunakan BBM solar eceran, itu yang saya lakukan mengirim dan mensuplay selama dua minggu, sekalipun saat selanjutnya dikirim oleh pihak lain, ingkap pihak Ketua SWI yang ditemui di Kantor baru-baru ini.

“Stop, penggunaan BBM solar eceran bersubsidi untuk excavator beko yang sedang beroperasi di lokasi tersebut. Diharap pihak APH sidak,” tegasnya. (Uya/Ray)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *