dutapublik.com, TANGGAMUS – Masih dalam Rangkaian Kegiatan menyambut HUT Kabupaten Tanggamus ke 26 Pemkab menggelar acara adat bertajuk Pangan Balak. Acara Pangan Balak ini digelar oleh Dinas Pariwisata di GOR Ratu Tanggamus, Pekon Kota Agung, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, pada Senin (20/3).

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Tiba Di Gor Ratu Tanggamus
Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Bupati AM. Syafi’i, Ketua DPRD Kurnain Wakil Ketua III DPRD dan para Anggota DPRD, Tanggamus Forkofimda, Sekdakab, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Unsur Vertikal BUMN, BUMD, Ketua TP PKK Tanggamus ketua Dharma Wanita Persatuan, Camat se-Tanggamus beserta Ketua TP PKK Kecamatan, Lurah, Abdesi para kepala Pekon, MPAL, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan para tamu undangan Pangan Balak.
Dalam sambutannya Bupati Dewi Handajani, menyampaikan kegiatan Pangan Balak atau Pangan Agung suatu kegiatan yang telah sekian lama ditiadakan dikarenakan kondisi Pandemi Covid-19.
“Kita bersyukur pada Allah SWT dan Alhamdulillah kita semua masih diberi kesehatan jasmani mau pun rohani maka pada hari ini kita bisa melaksanakan kegiatan Pangan Balak dalam suasana gembira dan sukacita yang diikuti oleh segenap elemen dan komponen masyarakat Kabupaten Tanggamus dari 20 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Tanggamus,” ujar Bupati.
“Kegiatan Pangan Balak yang kita laksanakan siang hari ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanggamus, dimana seluruh rangkaian yang telah kita laksanakan sampai hari ini berlangsung dengan sukses dan meriah, dengan antusias masyarakat Tanggamus, yang luar biasa.”
“Mulai dari pagelaran Karnaval Budaya Serentak, kegiatan Seruling Emas Serentak, Pameran Pembangunan dan UMKM Tanggamus Expo, dan kegiatan-kegiatan lainnya, serta tadi pagi kita juga telah melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka HUT Tanggamus ke-26, dan dilanjutkan dengan acara Pangan Balak ini,” ujarnya.
Pangan Balak merupakan bahasa daerah Lampung atau Mengan Balak kalau dalam bahasa Indonesianya mengan adalah Makan dan Balak adalah Besar merupakan salah satu dari bentuk ragam budaya daerah Lampung yang wajib dilestarikan di Kabupaten Tanggamus (Bumi Begawi Jejama) sebagaimana yang diamanatkan oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelestarian Tradisi Budaya dan kearifan Lokal.

Bupati Dewi Handajani Bersama Wakil Bupati AM Safi,i Beserta Ketua DPRD Dan Wakil Ketua DPRD Tanggamus
“Pangan Balak ini juga merupakan sebuah peristiwa budaya yang sangat unik yang lebih menekankan pada arti sebuah Kebersamaan ini juga selaras dengan slogan dan motto kabupaten kita yaitu, Begai Jejama yang bermakna Bekerja Secara Bersama-sama atau yang lebih di kenal oleh masyarakat Indonesia ada bergotong royong.”
“Selain sebagai wahana dalam rangka melestarikan Adat Istiadat budaya Bangsa, acara Pangan Balak ini juga dapat dijadikan sebagai media untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah Tanggamus kepada publik secara luas,” ujar Bupati. (Sarip)





