Isu Pemekaran Kabupaten Cirebon Timur, “Tidak Ada Persoalan Dari Aspek Sejarah” Sebut Pegiat Sejarah Raden Hamzaiya

386

dutapublik.com, CIREBON – Isu Hangat terkait pemekaran Kabupaten Cirebon Timur terus menjadi sorotan dari berbagai kalangan, pro-kontra terkait perlu tidaknya pemekaran Kabupaten Cirebon Timur terus bergulir hingga saat ini.

Pegiat Sejarah Raden Hamzaiya, menanggapi kabar tersebut mengungkapkan, bahwa ditilik dari aspek sejarah tak ada persoalan.

” Dari segi sejarah tidak ada persoalan” ujar Raden Hamzaiya. Selasa (1/11). 

Raden Hamzaiya menuturkan bahwa sejarah gebang yang ada di wilayah Cirebon bagian timur sudah dianggap final, terutama terkait kedaulatan wilayah yang menyangkut tokoh Pangeran Sutajaya.

” Jelas sudah final terkait hal tersebut, apalagi dapat dibuktikan secara narasi ilmiah yang baru- baru ini terkait desertasi Dr. Tendi yang membahas persoalan cakupan wilayah kekuasaan Pangeran Sutajaya Gebang, ” ujar Raden Hamzaiya.

Sebagai wilayah yang berdaulat, dijelaskan Raden Hamzaiya, tentunya harus dapat dibuktikan dengan berbagai aspek kesejarahan, terutama menyangkut benda peninggalan arkeologi.

” ya jelas, dahulunya wilayah timur ini sudah berdaulat, kita dapat melihat penemuan bokor emas yang beratnya hampir satu kilogram yang ditemukan di wilayah babakan-gebang Cirebon Timur dan disimpan di museum Sri Baduga hingga saat ini, ” ujar Raden Hamzaiya.

” Sah-sah saja secara nilai kesejarahan, mangga para tokoh dan aktivis Cirebon Timur untuk bisa membuka terkait hal ini dalam forum dialog lebih lanjut,” tambahnya. (Hans). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *