dutapublik.com, TANGGAMUS – Dewi Handajani kembali mendapat dukungan jika dipasangkan dengan Ketua DPD Partai Nasdem Tanggamus Kurnain. Kali ini dukungan datang dari Ketua DPD Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara Republik Indonesia (LPAKN RI) PRO JAMIN Provinsi Lampung, Hermawan Syah.
Hermawan syah mengatakan dengan cara memberikan instruksikan pada Ketua Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Tanggamus, untuk ikut mensosialisasikan kedua pasangan pada masyarakat, namun ia juga menghimbau pada jajaran pengurus LPAKN RI PRO JAMIN Tanggamus dalam mensosialisasikan kedua pasang bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati tetap mengedepankan cara-cara yang elok humanis dan apa yang disampaikan dapat diterima masyarakat.
“Kalau kita bicara domisili saya tidak tinggal di Kabupaten Tanggamus, artinya saya tau posisi tapi sebagai Ketua DPD LPAKN RI PRO JAMIN Provinsi Lampung, Kabupaten Tanggamus masuk dalam wilayah kerja saya dan apa lagi DPK LPAKN RI PRO JAMIN Tanggamus sudah ada pengurus, dengan memberikan instruksi pada mereka itulah bentuk dukungan saya,” ujar Hermawan Syah.
“Dan saya juga berharap pada jajaran DPK LPAKN RI PRO JAMIN Tanggamus tetap solid jaga kekompakan apalagi pilkada sudah di depan mata, semua bisa terjadi jangan sampai menimbulkan kemelut di internal sendiri. Kekompakan dalam berorganisasi itu lebih penting namun saya yakin LPAKN RI POR JAMIN tetap satu komando,” terangnya pada Jumat (9/8/2024).
Masih kata Hermawan Syah, Dewi Handajani menjabat Bupati Tanggamus dari tahun 2018 sampai 2023 baru seumur jagung di masa kepemimpinannya beliau dihadapkan dengan musibah Covid 19 jadi sudah sewajarnya kalau masih banyak kekurangan di sana sini karena semua anggaran terfokus untuk menanggulangi Covid 19 bukan hanya di Tanggamus semua daerah pun melakukan hal yang sama.
“Tak hanya Kabupaten Tanggamus yang mengalami defisit, provinsi dan pusat pun sama, kita yang bergerak di bidang kontrol sosial jangan hanya memandang dari satu sisi, pandanglah dari dua sisi, kalau kita hanya memandang dari satu sisi yang ada hanya menilai dari sisi keburukannya saja, sisi baiknya pun nyaris tak ada, memang benar kata pepatah tak ada arti panas setahun akan hilang tertimpa hujan sehari,” pungkasnya. (Sarip)



