dutapublik.com, MINAHASA – Hukum Tua Desa Kanonang Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa, Lucky Kasenda kepada awak media mendorong masyarakatnya untuk tetap kreatif di tengah masa pendemi saat ini.
“Apa saja yang memberi nilai, dan menghasilkan sesuatu yang berharga tidak ada salahnya mencoba untuk peningkatan ekonomi keluarga,” ujarnya, Senin (1/11).
Diketahui sampah merupakan salah satu problem utama yang dihadapi masyarakat saat ini, sehingga belum dapat tertangani secara sustainable. Melihat hal ini sebagai Pemerintah Desa Kanonang Satu, berupaya mengelola sampah yang dihasilkan masyarakat untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku komposing namun juga memberikan nilai ekonomi.
Selain itu masyarakat Desa kanonang Satu diajak untuk tetap memanfaatkan lahan tidur untuk dikelola dan dimanfatkan.
“Inovasi yang diharapkan nantinya kepada masyarakat adalah berkreasi mendaur ulang sampah organik maupun sampah non organik, menjadi ada nilainya,” sambungnya.
Nantinya dengan dibangunnya shelter – shelter untuk pengolahan sampah nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat ditengah pandemi Covid-19.
“Sampah yang sebelumnya tidak ada nilai dan berharga, kini akan bisa menjadi nilai dan tentu membawa peningkatan ekonomi bagi keluarga,” jelas Kasenda.
Sementara itu kata Kasenda, kedepannya
bagi masyarakat penerima BLT Desa di Desa Kanonang Satu akan lebih selektif lagi
“Jika sebelumnya penerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT-Desa) selang beberapa tahun disalurkan akibat pandemi, tahun mendatang, sesuai rapat musyawarah desa bagi masyarakat penerima BLT Desa akan lebih selektif dan diberikan kepada yang lebih membutuhkan,” tandasnya. (EffendyV.Iskandar)





