Majelis Raja Kaprabon Jadi Pusat Syiar Agama Islam Dan Pertarekatan Syatariyah

945

dutapublik.com, CIREBON – Majelis Raja Kaprabon didirikan oleh Pangeran Hekaputra Raja Kaprabon yang merupakan garis Keturunan Pangeran Adipati Raja Kaprabon. Majelis Raja Kaprabon difungsikan saat ini untuk menjadi tempat syiar agama Islam, persebaran ajaran pertarekatan syatariyah, juga menjalankan adat-tradisi Keraton yang ada di Cirebon pada umumnya.

Pangeran Hekaputra Raja Kaprabon menuturkan jika kegiatan tradisi yang masih aktif dan terus berjalan hingga saat ini diantaranya adalah kegiatan tawasul malam jumaat, pengajian tarekat serta kegiatan tradisi seperti muludan, rajaban, suroan, juga kegiatan jugjug (ziarah) ke makam leluhur daripada keluarga besar kesultanan Cirebon seperti panembahan Girilaya Yogyakarta, Pangeran Angkawijaya Losari dan lain-lain. 

Dikutip dari pernyataan Raden Hamzaiya yang mengatakan, jika rangkaian kegiatan tersebut sangat efektif guna mengenalkan ajaran keagamaan yang sudah diwarisi sejak masa Syekh Syarief Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati dan pengenalan tradisi Keraton yang ada di Cirebon hingga ke berbagai kalangan masyarakat.

“Saya perhatikan pertumbuhannya kian pesat karena keraton hanya menjalankan kegiatan tradisi di bulan tertentu, tentunya peran aktif keluarga keraton guna mengenalkan adat-tradisi dan ajaran harus mendapatkan sebuah apresiasi dan penghormatan yang amat tinggi, ” ungkapnya. (Udadi/Hans). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *