dutapublik.com, KARAWANG – Ibu Narmi TKW asal Kp. Kobakmanyar Desa Mekarmulya Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang kurang lebih 13 tahun hilang di timur tengah hingga sampai sekarang. Adapun Ibu Narmi saat itu diberangkatkan ke timur tengah menjadi TKW sejak tahun 2009 oleh sponsor bernama Iroh dan pemberangkatannya melalui perusahaan saat PT. Amri Margatama. Informasi didapat Perusahaan tersebut sudah tutup.
Terkait belum pulangnya Narmi ke Indonesia, awak media dutapublik.com mencoba mengkonfirmasi Ibu Iroh melalui aflikasi Whatsapp. Iroh mengaku sebagai sponsor telah berusaha untuk memulangkan Narmi bahkan Kepala Desa Mekarmulya pun ikut berperan untuk memulangkan Narmi, ungkapnya saat dikonfirmasi oleh awak media dutapublik.com, Senin (16/8).
Terkait keikutsertaan pihak Kepala Desa Mekarmulya dalam memulangkan Narmi, awak media dutapublik.com mencoba mengkonfirmasi Kepala Desa Mekarmulya, Dalim Rudyansah lewat aflikasi Whatsapp. Menurut Kades sponsor bernama Iroh itu sudah berusaha terlebih dahulu untuk memulangkan Narmi.
“Hal ini juga akibat Narmi dari awal sampai sekarang karena dia tidak terbuka tidak menceritakan apa yang terjadi sama dia, sehingga dia tidak bisa pulang atau tidak mau pulang. Saya sebagai kepala Desa Mekarmulya sudah mengirimkan surat ke Bupati (Cellica) tembusan ke Imigrasi, Dinas Ketenagakerjaan dan ke DPRD tapi sampai sekarang belum ada kabar apalagi hasil yang memuaskan terkait pemulangan PMI ibu Narmi,” ujar Kades.
“Jadi kasus ini heboh cuman pas surat di terima saja, bahkan dari beberapa media pun pernah memuat juga terkait PMI Narmi, tapi hasilnya sampai sekarang belum ada,” ungkap Dalim saat dikonfirmasi oleh awak media dutapublik.com, Sabtu (20/8).
Dalim pun mengutarakan untuk perihal pengiriman surat ke Bupati dia titipkan melalui Sekretaris Camat Telukjambe Barat. (Adi Sukriyadi)





