dutapublik.com, MADINA – Dalam penggunaan uang negara di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal pada tahun anggaran 2021 diketahui ada sejumlah temuan dalam LHP BPK (Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan). Karena adanya temuan ini, diduga pejabat di Dinas Pendidikan Madina berupaya melakukan upaya suap ke BPK.
Menurut keterangan dari salah satu Kepala Bidang di Dinas Pendidikan Madina, Kepala Dinas Pendidikan diduga mengarahkan untuk mencari dana agar bisa menutupi temuan BPK.
“Coba buat kebijakan,” kata Kepala Dinas Pendidikan yang ditirukan Kabid.
Di dalam dugaan upaya suap ini kata Kabid juga untuk mempercepat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).
Masih kata Kabid, DPKAD Madina diduga ikut serta dalam permainan suap karena yang memberikan uang tersebut ada Sekretaris DPKAD Madina. (SN)





