P3PD Dorong Pembangunan Berbasis Toleransi

472

dutapublik.com, MINAHASA –Menjadikan desa role model desa yang maju, bahwasanya Pembangunan Berbasis Toleransi harus dimulai dari desa itu sendiri.

Hal ini disampaikan Tommy Rizky dari Team Leader program, bersama Achmad Khoirul Anam Tenaga Ahli Monitoring Evaluation And HRD Specialist, dan Ahmad Fauzi selaku Tenaga Penunjang Program P3PD (Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa) pada Sabtu, (4/12) bertempat di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa Sulut.

Menurutnya untuk menjadikan pembangunan desa di setiap komponen masyarakat adalah dengan Berbasis Toleransi jangan ada masyarakat yang insklusif dan harus open mind (Terbuka pada semua orang tidak sebatas pada kelompoknya saja.

Sebab jika masyarakatnya yang insklusif hanya untuk masyarakat tertentu tentu tidak akan tercapai suatu pembangunan yang memberi dampak terhadap masyarakat.

“Jangan ada kelompok yang inskulif, harus open mind,” tukasnya.

Beberapa point penting yang disampikan pada kesempatan adalah tentang Pengawalan Penggunaan Dana Desa,
Mengoptimalkan Bumdes,
Publikasi Program Kerja Xesa dalam Pemerintahan untuk Perangkat Desa sebagai pembantunya dengan satu tujuan mewujudkan Birokrasi Desa yang baik sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

Senada, Kadis PMD Kabupaten Minahasa, Djefry Tangkulung, yang turut mendampingi Tim P3PD Kemendesa di Desa Pinabetengan Utara menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim P3PD yang mengunjungi Minahasa khususnya di Desa Pinabetengan Utara untuk melihat langsung jalannya pembangunan desa sekaligus mendorong agar pemerintah desa mewujudkan Pembangunan Berbasis Toleransi, dan Tematik Budaya Desa Digitalisasi.

Sementara itu Monalisa Rumajar dari Perwakilan Kemenko PMK kepada wartawan awak media dutapublik.com usai kegiatan menambahkan potensi yang bisa didapatkan dari satu desa dan menjadi daya tarik tersendiri adalah
ketika peningkatan partisipasi masyarakat dengan pemberdayaan seluas luasnya dan insyah allah menjadi harapan bersama inovasi desa akan semakin terkenal ditingkat Nasional bahkan Internasional.

“Kami atas nama perwakilan Kemenko PMK memberi apresiasi kepada Bpk. Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE, Wagub Drs. Steven OE.Kandouw, Juga Kepemimpinan Bupati Ir Royke Roring, Wabup Dr Robby Dondokambey, S.Si., M.M., yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulut sehingga langka maju untuk pembangun Sulawesi Utara berkelanjutan kedepannya dapat terwujud,” tandas Rumajar.

Ia menambahkan karenanya upaya menuju “Tematik Desa Budaya dan Desa Digitalisasi”, harus dicapai setiap desa di Kabupaten Minahasa guna mengekspos pemberdayaan kegiatan kemasyarakatan, dalam mewujudkan desa yang maju dan sejahtera.

Turut hadir pada pemaparan Tim P3PD RI Kemendesa di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat, Camat Stevry Pandey, Hukum Tua Desa Pinabetengan Utara, bersama jajaran tim lokal pendamping desa, tim pendamping desa kecamatan, dan tim pendamping desa kabupaten maupun Provinsi Sulut. (EffendyV.Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *