dutapublik.com, PRIBOLINGGO – Kegiatan doa lintas agama dan cinta seni dan budaya digelar di Petilasan Prabu Jenggolo Kecamatan Kotaanyar kabupaten Probolinggo, Sabtu (10/9).
Ketua peguyuban budaya probolinggo, Burhanuddin Sukri mengatakan doa bersama lintas agama tersebut bertujuan untuk keutuhan NKRI.
“Maksud dan tujuan dari doa bersama lintas agama dan budaya ini adalah permohonan kepada Tuhan YME untuk keselamatan dan keutuhan NKRI dengan jalan mengenal situs leluhur setempat, tanpa meninggalkan seni, budaya dan kearifan lokal, acara ini akan menjadi acara rutin peguyuban budaya probolinggo (PBP), mungkin setiap 1 atau 2 bulan sekali di tempat yang bersejarah lainnya di Probolinggo” ujarnya kepada awak media.
“kami ingin mencari, menggali semua budaya lokal yang semakin menghilang, karena bagi kami, bangsa yang besar adalah bangsa yang tetap menjaga dan melestarikan seni, budaya dan kearifan lokal peninggalan leluhur,” imbuh ketua peguyuban probolinggo Burhanuddin Sukri.
Seusai acara doa bersama dilanjut dengan pemotongan tumpeng oleh penitia, terlihat acara tersebut sangat khusuk dan penuh khikdmat. (Sinar).


