dutapublik.com, TANGGAMUS – Heboh emak-emak muda Pekon Sinar Agung, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, resah atas perilaku Kepala Pekon mereka yang disinyalir doyan menggoda Ibu-Ibu muda melalui pesan WhatsApp dan Pesan Messenger.
Hal tersebut kerap dilakukan oleh kakon yang mencoba merayu emak-emak yang berstatus istri orang, namun kata-kata rayuan yang diumbar sang Kakon tidak laku walaupun dengan iming iming ngajak jalan-jalan dan uang. Pernyataan Kakon tersebut dibuktikan dengan tulisan di Messenger dan WhatsAppÂ
Pada kesempatan itu juga dengan keresahan warganya atas prilaku sang Kakon, tokoh adat setempat yang bergelar Raja Iqbal angkat bicara dan mendukung penuh kalau korban mau melanjutkan permasalahan ini untuk diproses secara hukun agar ada efek jera.
Raja Iqbal pun membenarkan cerita para emak-emak yang menurutnya kian hari semakin meresahkan. “Saya Raja Iqbal selaku tokoh adat Pekon Sinar Agung membenarkan dengan keresahan para ibu-ibu yang disebabkan olek perilaku Kepala Pekon yang kerap merayu mengajak ketemuan, mengajak jalan, dan sebagainya, itu dilakukan baik melalui via WhatsApp maupun inbox, jelas itu sangat memalukan dan tidak bisa dibiarkan,” tegas Raja Iqbal pada Sabtu (10/12).
“Saya mendukung penuh masalah ini untuk ditindaklanjuti dan diproses secara hukum yang berlaku kerena negara kita negara hukum kita jadikan hukum sebagai panglima supaya hal serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari,” sambungnya.
“Jadi nantinya apapun hasil dan ketentuan sanksi hukumnya, tentang penyelesaiannya itu merupakan ketentuan yang tetap dan harus dijalankan juga biar ada efek jera supaya tidak terulang lagi. Karena hal seperti ini bagian dari penyakit masyarakat, khususnya masyarakat di Pekon Sinar Agung,” pungkas Raja Iqbal.
Sementara Kepala Pekon Sinar Agung saat dikonfirmasi di kediamannya mengakui bahwa pernah mengirim inbox kepada ibu berinisial V tapi itu waktunya sudah lama dan sebelum dirinya menjadi Kepala Pekon.
“Iya memang saya pernah inbox sama ibu V tapi itu dulu sebelum saya jadi Kepala Pekon,” jelasnya.
Namun penyataan Kepala Pekon Sinar Agung berbanding terbalik atas apa yang disampaikan para ibu-ibu pada hari Kamis 8 Desember 2022 lalu. Kakon tersebut masih melakukan pengiriman pesan pada calon korbannya hal itu dikuatkan oleh pernyataan para suami dan orang tua mereka. (Sarip)


