Perkumpulan Lekasia Minta Pemerintah Lakukan Penyelesaian Konflik Papua Secara Humanis

310

dutapublik.com, PAPUA – Direktur Perkumpulan Lekasia, Charles Hutahean meminta pemerintah menyelesaikan konflik secara humanis di Papua dan menarik seluruh aparat TNI- Polri.

Charles Hutahean mengatakan, penyelesaian konflik di papua tidak dapat dilakukan dengan angkat senjata, namun pemerintah dapat melakukan upaya pencegahan dengan pendekatan humanis.

“Penyelesaian konflik di Papua tidak akan selesai dengan pendekatan keamanan, melainkan perlunya pendekatan lain yang humanis dan mendorong penarikan seluruh militer di Papua untuk mereda konflik yang terjadi,” Kata Charles dalam diskusi daring yang dilaksanakan pada hari, Rabu, (3/4/2024).

Menurutnya, saat ini masih kurangnya kesadaran dalam penegakan hukum di Papua, termasuk terhadap aparat maupun masyarakat.

Ia menambahkan, Perlunya dilakukan peninjauan kembali status hukum atas penempatan TNI di Papua dan penilaian bahwa militerisme di Papua tidak sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan dalam penyelesaian permasahan konflik di Papua, salah satunya dalam penyelesaian kekerasan dan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat,” Ungkapnya.

Charles menilai, saat ini terjadi diskriminasi terhadap penerapan hukum bagi orang papua.

Untuk itu ia mendorong agar adanya ruang dialog kembali dengan TNI dan Komnasham dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di Papua. (Nando)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *