dutapublik.com, KARAWANG – Pekerjaan proyek pembangunan turap di RT 08/ RW 03 Dusun Tambun 1 Desa Karyamakmur Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, dapat sorotan tajam dari warga setempat, pasalnya pekerjaan proyek yang sudah berjalan hampir 5 hari ini tanpa papan nama informasi proyek.
warga Dusun Tambun Satu RT 08 RW 03 Desa Karyamakmur Kecamatan Batujaya menyoroti bahwa proyek yang dibangun pemerintah dinilai proyek siluman, sebab sama sekali tidak terpasang papan nama informasi proyeknya saat melaksanakan kegiatan pekerjaan.
“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” tegas salah satu warga pada jurnalis dutapublik.com. Sabtu (05/11).
Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, di mana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana papan informasi proyek tersebut memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” ungkapnya yang mengetahui betul tentang proyek itu.
Menurut pekerja SS salah seorang pekerja, bangunan Turap atau Drainase saat diwawancari terkait bangunan Turap atau Drainase tersebut mengatakan tidak tahu menahu soal anggaran yang ia tahu bahwa ia bekerja dan dapat bayaran.
” Kami tidak tau mengenai anggaran, tapi kami diperintahkan untuk kerja saja oleh bos kami yang bernama H. Risan, kami hanya dibayar upah harian saja, “ ungkapnya. (Ray).



