PUI Maja Bersama Forkopimcam Maja Gelar Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional KH. Ahmad Sanusi

375

Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Maja turut berpartisipasi pada kegiatan Tasyakuran penganugrahan gelar pahlawan nasional KH. Ahmad Sanusi

dutapublik.com, MAJALENGKA – Pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada almarhum KH. Ahmad Sanusi dari Jawa Barat. Pemerintah menilai KH. Ahmad Sanusi merupakan salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang belum mendapat gelar pahlawan nasional.

Beliau juga tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara yang menghasilkan kompromi lahirnya negara Pancasila.

Hal itu disampaikan Camat Maja H. Arif Daryana AP, M.Si., pada acara peringatan hari pahlawan dan tasyakuran penganugerahan gelar pahlawan di Alun-alun Kecamatan Maja, Jum’at (11/11).

“Dari semula ada sisi kanan ingin menjadikan negara Islam, sisi kiri menjadikan negara sekuler, kemudian diambil jalan tengah lahirlah ideologi Pancasila sesudah menyetujui pencoretan tujuh kata di Piagam Jakarta,” ujar Arif Daryana.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPD PUI Kabupaten Majalengka Asep Zakir Mulyanto, KH. Ahmad Sanusi adalah tokoh nasional pendiri bangsa.

“KH Ahmad Sanusi adalah tokoh kompromi dalam menjadikan pancasila sebagai idiologi bangsa,” kata Asep Zakir Mulyanto dalam acara Peringatan Hari Pahlawan dan tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada KH. Ahmad Sanusi.

Camat Maja Arif Daryana menambahkan, bahwa KH. Ahmad Sanusi pantas mendapat gelar pahlawan nasional karena beliau adalah orang besar dengan pola pikir, gagasan dan karyanya yang cemerlang untuk bangsa dan ummat.

“KH.Abdul Halim Majalengka, KH Ahmad Sanusi Sukabumi dan KH Soleh Iskandar Bogor adalah orang-orang besar dengan pola pikir, karya dan sejarah hidupnya,” tambah Arif.

Dihubungi terpisah, Rini Andriyani cicit KH. Ahmad Sanusi yang tinggal di Bogor merasa bangga buyutnya memperoleh gelar pahlawan nasional.

“Masya Allah saya bersyukur, terharu, bangga atas penganugerahan kepada buyut kami, meskipun kami tidak mengenal secara langsung sosok beliau dalam keseharian kami, kami hanya mendengar cerita dari orangtua kami, betapa beliau adalah seorang ulama yang soleh, taat dan cerdas, tapi tetap rendah hati,” kata Rini kepada dutapublik.com.

Rini yang juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada berbagai pihak atas perjuangannya untuk mendukung KH. Ahmad Sanusi meraih gelar pahlawan nasional.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, kapolsek Maja Iptu Kenedy Joko Lelono, Danramil Maja Kapten infantri Sarna. Para tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas pemuda pancasila PAC Kecamatan Maja dan sejumlah jamaah dan masyarakat umum yang hadir memadati Alun-alun Kecamatan Maja.

Selama kegiatan acara berlangsung tertib dan khidmat. (Teungku Syafrudin). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *