dutapublik.com, KARAWANG – Rusta Miharja, yang dikenal dengan sapaan RT Aja, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Cengkong untuk periode 2027-2034. Pendaftaran tersebut dilakukan kepada panitia Pilkades Cengkong.
Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Rusta mendapat perhatian dan dukungan dari sejumlah pihak. Dukungan tersebut antara lain terlihat dari poster yang beredar di masyarakat yang mencantumkan Rusta Miharja sebagai bakal calon Kepala Desa Cengkong.
Pendaftaran Rusta menambah dinamika politik menjelang Pilkades Cengkong. Terlebih, sejumlah nama lain juga berpotensi meramaikan bursa calon kepala desa.
Rusta Miharja alias RT Aja menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan pencalonannya merupakan bagian dari ikhtiar untuk memberikan kontribusi bagi Desa Cengkong.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang memberikan dukungan. Saya sudah mendaftarkan diri kepada panitia dan selanjutnya akan mengikuti seluruh tahapan Pilkades sesuai ketentuan yang berlaku.”
Rusta juga mengajak masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Saya menghormati siapa pun yang nantinya ikut mencalonkan diri. Mari kita sama-sama menjaga demokrasi di Desa Cengkong agar berjalan dengan baik dan tetap menjaga persatuan masyarakat.”
Jiwa, paman Rusta Miharja, turut memberikan dukungan terhadap pencalonan keponakannya tersebut.
Menurut Jiwa, keputusan Rusta untuk maju dalam Pilkades merupakan langkah yang harus dihormati sebagai bagian dari proses demokrasi di tingkat desa.
“Sebagai paman, tentu saya memberikan dukungan kepada Rusta. Tetapi yang menentukan nantinya adalah masyarakat. Kami berharap proses Pilkades berjalan secara jujur, aman, demokratis, dan tetap menjaga persatuan warga.”
Jiwa juga mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah.
“Siapa pun nanti yang dipercaya masyarakat, kita harus tetap menjaga hubungan baik. Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi.” (Uya)
.






