Selain Embung Kulo, Desa Parepei Memiliki Aset Budaya Arca Rorongkere Dan Batu Tumotowa

183

dutapublik.com, MINAHASA —
Pemerintah Kabupaten Minahasa secara resmi menetapkan Desa Parepei di Kecamatan Remboken sebagai desa wisata tahun 2025. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Bupati Minahasa sebagai bentuk pengakuan terhadap potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki desa tersebut.
Penetapan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah dan masyarakat desa.

Hukum Tua Parepei, Tenni Arthur Kasenda, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.
“Desa Parepei memiliki Embung Kulo, sebuah sumber mata air alami dengan air berwarna biru langit yang dikelilingi pohon-pohon tua berusia ratusan tahun. Ini menjadi daya tarik utama wisata alam kami,” ujar Kasenda.

Diketahui Selain Embung Kulo, Parepei juga memiliki dua aset budaya penting, yakni Arca Rorongkere dan Batu Tumotowa, yang dipercaya menyimpan nilai sejarah dan spiritualitas lokal.

Dengan penetapan ini, Desa Parepei bergabung dengan beberapa desa wisata lainnya di Kecamatan Remboken seperti Desa Pulutan (industri keramik), Desa Sinuian (situs sejarah hanggar Jepang), dan Desa Leleko (rekreasi dan pemandangan Danau Tondano) kabupaten Minahasa Sulut. (Effendy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *