Solusi Bekasi Membangun Bersama BN. Holik Qodratullah: Saya Masih Terlalu Dini, Untuk Bicara 2024

392

dutapublik.com, BEKASI – Ngobrol santai (Ngobras) bersama Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN. Holik Qodratullah dilakukan dalam sela-sela kesibukannya, di ruang kerjanya, Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, komplek perkantoran Pemkab Bekasi, Cimahi – Cikarang Pusat, Kamis (30/6).

Dalam Obrolan santai tersebut, banyak membahas terkait persoalan di Kabupaten Bekasi, seperti kinerja DPRD Kabupaten Bekasi yang dianggap kurang nya produk – produk Perda (Peraturan Daerah), persoalan pencernaan lingkungan, pertanian, dan tentang pembuangan sampah di buang kelaut dan viral di pemberitaan media sosial dan online, baru baru ini.

Terkait kurangnya PERDA yang dibuat DPRD Kabupaten Bekasi, BN. Holik menjelaskan, pertanyaan publik kenapa Perda sedikit? dan bahkan para pengamat menilai kinerja DPRD kabupaten Bekasi kurang maksimal alias miskin Perda, sehingga banyak pertanyaan dari publik.

“Karena untuk membuat Perda tentu ada pengkajiannya, harus melakukan perjalanan, perbandingan, melakukan kunjungan, untuk studi banding ke daerah lain, buat apa membuatnya, sementara negara dalam keadaan Covid-18 berkunjung kemana kemana juga di batasi, kok kita malah kemana-mana, harus kita efektifkan dulu kalau mau buat Perda,” kata BN. Holik.

“Mana Persa yang dibutuhkan, mana yang tidak, justru kalau dibuat sebanyak mungkin dan setelah jadi tidak efektif apa yang terjadi, pasti publik akan menyerang kami, ngapain buat Perda yang tidak berhubungan dengan fakta yang ada, seolah-olah tidak adanya empati di tengah Covid -19, malah berkunjung kemana-kemana,untuk membuat Perda dibutuhkan anggaran tidak sedikit, itu anggarannya banyak yang akan dikeluarkan, dan kami berfikir buat Persa yang maksimal saja dan efektif untuk diterapkan di masyarakat, yang utamanya untuk kepentingan masyarakat, berhubungan dengan kepentingan masyarakat dan yang sangat mendesak dalam penerapannya, kami akan membuat Perda yang lebih mendesak dan sifatnya penting jika tidak, tidak terlalu penting abaikan dulu, itu tanggung jawab saya sebagai ketua DPRD,” ungkap BN. Holik.

Dirinya menegaskan, karena anggaran yang sudah tersedia adalah uang rakyat yang harus dimanfaatkan sedemikian rupa, untuk digunakan kepentingan rakyat yang utama, dan bisa dipertangungjawabkan di mata masyarakat Kabupaten Bekasi, serta bermanfaat bagi seluruh warga Bekasi.

BN. Holik pun menanggapi terkait pencemaran lingkungan yang ada di Kabupaten Bekasi baik limbah pabrik, pencemaran kali dan lainnya, kepada tim awak media dan Tim podcast BN. Holik mengungkapkan bahwa ini adalah Persoalan Bekasi. “Saya pikir, Bekasi wilayah selatan bagaimana dengan persoalan polusi udaranya, dan Bekasi wilayah utara bagaimana dengan limbah cair yang mengalir dan wilayah wilayah Bekasi lainnya, persoalan sampah-sampah yang semakin banyak volumenya dari sampah rumah tangga, dan sampah industri, para pedagang makanan, restoran, catering, dan lainnya yang menghasilkan sampah, saya melihat harus ada keseimbangan antara TPS yang ada, serta alat teknologi penghancur sampah serta solusi lainnya agar persoalan sampah dapat segera di antisipasi, masalah sampah tanggung jawab bersama bukan hanya di daerah Bekasi daerah lainnya, bahkan menjadi persoalan dunia,” cetusnya.

Holik menilai, dari sedikit atau kurangnya lahan Tempat Pembuangan Sampah Sementara dan Akhir serta harus segera mempunyai pengolahan sampah yang modern, yang efektif yang bisa diurai, dan bukan sekedar hanya memindahkan sampah dari pasar ke TPS lalu Ke TPA saja, tapi gimana caranya bisa mengolah sampah menjadi bahan lain, contohnya bisa menjadi bahan bata hebel, atau pupuk, atau apa saja yang bisa mengurangi sampah, dan tentunya dengan kerja keras Bagian Kebersihan dan dinas lingkungan hidup, dan Kabupaten Bekasi yang harus menciptakan terobosan terobosan yang inovatif dan kreatif, apa lagi saat ini penduduk Kabupaten Bekasi semakin padat, perumahan semakin rapat volume sampah semakin meningkat, dan ini menjadi sesuatu yang harus dirembukkan, dan diprioritaskan.

Masih kata BN  Holik, oleh karenanya, sejauh mana kesungguhan eksekutif, (Pemerintahan Kabupaten Bekasi -red) untuk melakukan tugas dan fungsinya,
“Lagi-lagi kenapa, bagaimana karena kembali fungsi dan kewenangan antara Legislatif (DPRD) bahwa fungsi kami adalah pengawasan, kami mengawasi terhadap lingkungan, kami bisa turun ke bawah, kami bawa eksekutif, tetapi yang melaksanakannya adalah bagian dari eksekutif, sejauh mana seorang pemimpin dalam hal ini PJ. Bupati  ketepatan menunjuk pejabat kepala dinas lingkungan hidup,” ujarnya.

“Maksud saya adalah, apabila ada kemauan yang tinggi ingin mengabdi penuh tanggung jawab, untuk mendarmabaktikan hidupnya untuk membangun Bekasi, baik pemimpinnya, ASN nya, dan lainya, saya pikir semua daerah akan maju, tinggal kemauan dan tanggung jawab serta mencintai Kabupaten Bekasi,” tegas Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

Dalam persoalan issue soal pertanian dan juga issue untuk diusulkannya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pertanian di kabupaten Bekasi BN. Holik juga mengutarakan bila memang itu benar terjadi, dan ia juga sudah sedikit mendengar tentang issue itu, maka akan didiskusikan dengan komisi 2, dan secepatnya memanggil dinas terkait, sekaligus minta penjelasan seperti apa dan pada akhirnya seperti apa persoalannya. “Tinggal nanti, saya benar benar memberikan suatu rekomendasi untuk dipertemukan semuanya dinas terkait, dan pada akhirnya kami (DPRD -red) akan mencoba ngajak rembukkan kepada para petani juga, ini penting, jangan kita bicara ditengah-tengah industri, tapi para petani terabaikan, dan tidak diperhatikan, kan tidak elok, keseimbangan juga penting,” imbuh BN. Holik Qodratullah .

BN. Holik Qodratullah, tokoh muda yang memang berasal dari putra daerah di Cikarang Selatan dan pernah menjabat Kepala Desa, dan seorang pengusaha developer perumahan, saat ini menjabat ketua DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024, yang sangat bersahabat, bersahaja, berbaur, dan sudah di kenal masyarakat kabupaten Bekasi.

Bahkan saat dalam acara Halal Bi Halal yang digelar oleh Aliansi Ormas Bekasi (AOB) pada (Rabu 29/6), dirinya turut menghadiri undangan bersama dari ketua umum AOB H. Zaenal Abidin. Ia hadir dalam acara tersebut, H.Iyan Rashad, H.Akhmad Marjuki mantan Plt. Bupati Bekasi, H.M Amin Fauzi, H. Ata Suryadi, dan para Ketua dari 58 ormas dan LSM yang hadir di acara tersebut, dan yang sangat mengejutkan dalam sambutan salah satu tokoh masyarakat yang sangat senior di Bekasi Iyan Rashad mengatakan di acara tersebut bahwa orang yang siap dan figur Bekasi untuk menjadi calon pemimpin di Bekasi salah satunya satunya BN. Holik Qodratullah, karena dilihat dari gestur dan berdiri dalam sambutannya dari bahasa dan gaya komunikasi lewat tubuh, BN. Holik figur bocah Bekasi yang cocok untuk maju nyalon Bupati di pilkada 2024 nanti ucap Iyan Rashad, dalam sambutannya yang santai disambut tepukan meriah para tamu yang hadir.

Ketika disinggung terkait kontestasi demokrasi pilkada Kabupaten Bekasi 2024 mendatang, dengan tersenyum BN. Holik mengatakan, itu terlalu dini, karena semua sesuai keputusan dan mandat dari partai.

“jika memang saya BN.Holik,
direkomendasikan dan diamanahkan kepada saya, untuk maju di pilkada 2024 nanti oleh partai, saya siap,” tegas BN. Holik yang saat ini sebagai kader partai Gerindra.

Di akhir Ngobrol Santai (Ngobras) dengan tim media, dirinya ( BN.Holik -red) mengimbau dan berharap kepada semua tokoh, dan masyarakat Kabupaten Bekasi.

”Kepada Tokoh-Tokoh Bekasi yang peduli terhadap Bekasi, berikanlah kami ruang dan waktu untuk menunjukan bahwa, hubungan harmonis eksekutif dan legislatif itu satu tujuan, agar kami untuk membangun Bekasi, nyaman dengan penuh ketenangan sehingga, pada akhirnya maksimal dan hasil yang positif,” harap BN. Holik.

Pada segmen penutup dalam Ngobrol Santai BN. Holik, mengucapkan dalam kesimpulannya bahwa putra daerah ataupun bukan, kalaupun ada kemauan yang sama (maju calon pilkada-red) tidak jadi masalah karena ini alam demokrasi. “Cuma klo kata Mbah Wijen kalau ada putra daerah ngapain yang dua, sambil tertawa lebar, saya bicara putra daerah bukan hanya saya kan banyak,” kilah BN. Holik Qodratullah menutup diskusinya dengan tim media. (SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *