dutapublik.com, MANADO – Lahir di Kema, Minahasa Utara, Sulawesi Utara tanggal 1 Desember 1872, wanita yang akrab dipanggil Maria Walanda Maramis ini dianggap sebagai sosok pejuang kemajuan emansipasi perempuan di dunia politik dan pendidikan.
Meninggal di usia 51 tahun, gelar pahlawan nasional diperolehnya karena usahanya untuk menyetarakan derajat wanita di Indonesia pada permulaan abad ke-20. Namun tak banyak memang orang yang mengetahui jasanya bagi bangsa ini.
Maka dari itu, untuk mengenang jasanya, sebuah patung Maria Walanda Maramis yakni dibangun patung ibu dan anak yang terletak di Kelurahan Komo Luar, Kecamatan Wenang, Manado provinsi Sulut.
Setiap tanggal 1 Desember, masyarakat Minahasa umumnya memperingati hari Ibu Maria Walanda Maramis yang telah ditahbiskan sebagai salah satu perempuan teladan Minahasa. (Effendy)


