Tekan Populasi Dan Serangan Tikus, POPT Dinas Pertanian Mempawah Lakukan Gerakan Pengendalian Hama Tikus Di Desa Peniraman

818

dutapublik.com, MEMPAWAH – Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Mempawah melakukan gerakan pengendalian tumbuhan di Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Selasa (9/11).

“Kegiatan tersebut diikuti oleh penyuluh pertanian se-kecamatan Sungai Pinyuh beserta kelompok tani Suka Damai Desa Peniraman yang berjumlah 25 anggota,” ungkap M. Taufik petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan kecamatan Sungai Pinyuh.

Kegiatan tersebut dilakukan sesudah panen agar padi saat di tanam populasi tikusnya menjadi lebih berkurang dan serangan tikus dapat dikendalikan.

“Dalam pembasmian ini kami menggunakan racun belerang dengan cara pengasapan atau penyemprotan di lobang aktif kemudian menggunakan cangkul yang dibongkar untuk mengumpulkan tikus yang lemas akibat racun tersebut,” lanjut M. Taufik.

“Semoga kegitan ini dapat dilakukan oleh seluruh kelompok tani se-kecamatan Sungai Pinyuh secara bersama, semoga ini bermanfaat bagi petani,” pungkasnya.

Sri Hidayati selaku penyuluh pertanian Desa Peniraman juga mengatakan adanya kegiatan ini sebab sering terjadinya keluhan dari para petani khususnya yang ada di Desa Peniraman Gang Suka Damai dimana ketika telah datang musim tanam sering terkena serangan hama tikus.

“Jadi kegiatan ini diadakan secara gropyokan bersama POPT Kabupaten Mempawah dan saya harap semoga keluhan dari para petani dapat terjawab dan Alhamdulillah sudah beberapa ekor tikus yang telah kami dapat,” jelas Sri.

Penanggulangan hama tikus memang dinilai sangat efektif sebab apabila sering dilakukan pada awal musim tanam, dapat mengurangi perkembangbiakan tikus. Selain itu dampak kerugian yang ditimbulkan diawal musim penanaman juga akan lebih sedikit.

Munaki Ketua Kelompok Tani Suka Damai berharap penanggulangan tikus yang telah dilakukan POPT Kecamatan Sungai Pinyuh tetap berlanjut.

“Pertama saya ucapkan terimakasih kepada pihak dinas pertanian utamanya POPT Kabupaten Mempawah yang telah memperhatikan kami selaku petani atas keluh kesah kami selama ini utamanya keberadaan tikus yang kerap menyerang tanaman kami,” ungkapnya.

“Semuga kegiatan ini terus berlanjut sehingga kendala yang sering kami alami bisa teratasi dan kami bisa mendapatkan panenan yang sesuai dengan yang telah kami harapkan,” pungkasnya. (fattiha)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *