dutapublik.com,CIREBON – Kegiatan Tradisi Puncak perayaan Maulid di Keraton Cirebon, baik itu Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan dan Kaprabonan diwarnai dengan sesak pengunjung, baik dari wilayah Cirebon bahkan dari luar wilayah Cirebon, pada Sabtu (8/10).
Tentunya kunjungan masyarakat yang membludak ini karena adanya proses tradisi rutin yang ada di Keraton, dalam upaya menyambut hari kelahiran Rasulullah SAW.
Pegiat sejarah asal Cirebon, Raden Hamzaiya menuturkan, untuk tanggal 8 Oktober 2022, ia membawa sebanyak tiga rombongan wisata ke kota Cirebon.
“saya membawa tiga rombongan kunjungan wisata ke Kota Cirebon, mungkin para pegiat sejarah lainnya pun sepertinya sama bahkan lebih banyak lagi, ” ujar Raden Hamzaiya. Sabtu (8/10).
Dalam penuturannya, hal ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya di Cirebon, selain maulid masih banyak kegiatan tradisi yang lainnya yang dilakukan oleh Keraton.
Selain kegiatan tradisi, dijelaskan RH, ini merupakan keberkahan sendiri bagi pedagang tahunan yang biasa membuka lapak di sekitaran keraton.
“Ini menjadi kebarokahan sendiri, selain kita menjalankan kegiatan tradisi rutinan setiap tahunnya, juga memberikan dampak baik, khususnya bagi perekonomian masyarakat,” ujar Raden Hamzaiya. (Hans).





