Wakapolri Pimpin Apel Pemberangkatan Pasukan Lintas Ganti Untuk Percepatan Tanggap Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

118

dutapublik.com, DEPOK – Dalam upaya memperkuat penanggulangan bencana dan memastikan masyarakat segera mendapatkan bantuan yang memadai selaras dengan agenda Optimalisasi Tanggap Bencana, Polri melaksanakan apel pemberangkatan pasukan dan kendaraan lintas ganti di Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Senin (8/12). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan pasukan dan sarana pendukung harus segera dilakukan, mengingat personel yang bertugas di lapangan telah bekerja lebih dari 12 hari dan mengalami kelelahan fisik, mental, serta kondisi kesehatan yang cukup ekstrem.

Komjen Pol. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya rotasi pasukan untuk menyegarkan kembali kondisi personel. Oleh karena itu, Polri menyiapkan pasukan terlatih dari Kelapa Dua, lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung.

Hasil evaluasi bersama Dankor Brimob dan tim menunjukkan perlunya peningkatan dukungan logistik serta desain manajemen bencana yang lebih komprehensif di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk mendukung pergeseran pasukan dan peralatan, Polri bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui pemanfaatan fasilitas ASDP sebagai sarana pengangkutan pasukan, kendaraan, peralatan SAR, perlengkapan medis dan DVI, dapur lapangan, water treatment, ambulans, serta 10.000 potong pakaian.

Penguatan ini diprioritaskan ke wilayah Aceh, yang saat ini paling membutuhkan tambahan personel dan peralatan akibat beratnya operasi dan kerusakan infrastruktur. Dankor Brimob juga diperintahkan bertugas sebagai Kasatgas Jembatan guna mempercepat perbaikan infrastruktur vital bersama tenaga ahli Polri dari berbagai fungsi.

Pasukan lintas ganti yang diberangkatkan meliputi kekuatan SAR Brimob sebanyak 8 tim dengan total 361 personel, SAR Sabhara sebanyak 200 personel, serta 12 ambulans yang mengangkut 48 personel gabungan dokter dan perawat. Selain itu, dikerahkan pula 19 ekor anjing K9 dengan dukungan 29 personel yang terdiri dari handler dan tenaga veteriner.

Perlengkapan yang dibawa mencakup 15 unit kendaraan dapur lapangan, 12 unit water treatment, serta perlengkapan SAR perorangan untuk memperkuat operasi kemanusiaan dan penyelamatan di tiga provinsi terdampak.

Dengan adanya penguatan lintas ganti ini, Polri memastikan bahwa operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat berlangsung lebih cepat, lebih aman, dan lebih efektif, sehingga masyarakat dapat segera memperoleh bantuan yang mereka butuhkan. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *