Ziarah Sekaligus Kajian Dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan Bersama Keluarga PMII Rayon Opu Daeng Manambon

476

dutapublik.com, MEMPAWAH –Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2023, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Opu Daeng Manambon Kabupaten Mempawah melaksanakan Ziarah dan Kajian di Taman Makam Pahlawan Putra yang berada dijalan Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Dengan mengusung tema “Menanamkan Sikap Leadership Kepada Kader PMII Sebagai Pahlawan Masa Kini”. 

Kegiatan ziarah ini dipimpin langsung oleh Ketua Rayon Opu Daeng Manambon yakni Sahabati Musarropah. Pada kesempatan ini Sahabati Musarropah menyampaikan bahwa kajian dan ziarah ini adalah rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, yang dilaksanakan secara sederhana dan tetap mematuhi aturan setempat. 

Adapun kegiatan ini bertujuan memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur demi memperjuangkan dan membela kemerdekaan negara. “Dengan demikian kita Kader PMII sebagai Pahlawan Masa Kini akan lebih menghargai jasa para pahlawan dan selalu mengingat perjuangannya”, ucap wakil ketua Rayon Opu Daeng Manambon yakni sahabat Sufriadi. 

Disampaikan juga, sebagai wujud pengabdian dalam mengisi Hari Pahlawan, Ketua Rayon Opu Daeng Manambon mengajak seluruh Kader PMII Mempawah dapat merenungkan setiap perjuangan para pahlawan yang telah gugur dengan berbagai inovasi dan melakukan karya nyata terutama dalam mengemban peran utama sebagai Kader PMII di Kabupaten Mempawah. 

Pemateri yakni Sahabat Fatihuddin menyampaikan Sikap kepemimpinan yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. itu ada 4 pilar yakni:

1. Ash-Shiddiq atau kejujuran, setiap pemimpin harus memiliki kejujuran.

2. Amanah atau bisa dipercaya, pemimpin harus bisa mengemban dan menjaga kepercayaan dari anggota yang dipimpinnya.

3. Tabligh atau menyampaikan, dalam organisasi harus bisa bersikap tabligh. Jika belum berani sendiri maka berdua, jika berdua juga belum berani maka dijamak bertiga, jika tidak bisa bertiga maka semuanya maju untuk menampilkan diri dalam penyampaian materi atau apapun itu untuk melatih diri dalam hal menyampaikan. 

4. Fathanah atau cerdas, sikap yang terakhir yang menjadi pilar kepemimpinan dari Rasulullah itu adalah sifat Fathanah. Seluruh kader PMII dibentuk, dilatih untuk menjadi cerdas baik di bidang akademik maupun non akademik sehingga bisa membentuk jiwa kepemimpinan, tidak hanya di organisasi tetapi juga di luar organisasi.

Setiap manusia pasti memiliki jiwa-jiwa kepemimpinan, kepemimpinan itu adalah karakter diri masing-masing dan itu sudah ditanamkan ketika masih di dalam kandungan tinggal menyadari sendiri jiwa kepemimpinan yang ada dalam dirinya”. Lanjut pemateri.

Terakhir pemateri menyampaikan bahwa dalam kepemimpinan tidak ada yang buruk hanya karakteristiknya saja yang berbeda.

Kajian dan Ziarah ini tidak semata-mata untuk memberikan penghormatan tapi juga untuk menyampaikan pesan kepada generasi sekarang khususnya Kader PMII Mempawah, bahwa terdapat kerja keras, gotong royong dan pengorbanan dalam setiap perjuangan para pahlawan yang harus kita contoh dan diaplikasikan dalam kehidupan, terutama sikap leadership dari para pahlawan terdahulu yang bisa dijadikan acuan untuk kita kader PMII sebagai Pahlawan Masa Kini. (Abdul Muthalib)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *