Puan Maharani Dalam High Level Meeting KTT World Water Forum ke-10, Bali, 20 Mei 2024.

248

dutapublik.com, JAKARTA – Ketua DPR Puan Maharani menyoroti statistik badan lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyebut 50 persen penduduk dunia menghadapi kekurangan air – setidaknya satu kali dalam sebulan.

Namun, kata Puan, perhatian masyarakat internasional kali ini malah lebih fokus pada isu geopolitik, persaingan kekuatan serta kompetisi ekonomi, ketimbang isu ketahanan air

Puan menyampaikan hal ini dalam High Level Meeting KTT World Water Forum ke-10, Bali, 20 Mei 2024.

Putri Megawati Sukarnoputri menyitir sebuah kajian yang menuliskan belanja militer secara signifikan hingga mencapai 2,4 triliun USD pada tahun 2023.

Jumlah itu mencapai 2,3 persen produk domestik bruto global, sementara pengeluaran sektor air di negara berkembang dan miskin hanya 0,5 produk domestik bruto negara-negara dunia.

“Nampaknya kita terjebak dalam kondisi misalokasi sumberdaya. Ini sungguh kontradiktif ketika dunia dihadapkan ancaman luar biasa termasuk yang ditimbulkan kerusakan iklim dan kelangkaan iklim,” kata Puan dalam sambutannya.

Puan, yang juga Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengatakan, jika parlemen dan pemerintah mampu meningkatkan pendanaan untuk pengadaan air bersih – maka kelangkaan air dapat ditangani secara signifikan. (Effendy/tim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *